
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (Kancapem) Tanah Grogot Panji Lintang, Selasa (9/11/2021), mengatakan stok beras bulog masih aman hingga 3 bulan kedepan.
“Sementara stoknya masih aman. Cukup hingga 3,5 bulan kedepan,” katanya.
Kabulog ditemui awak media mnewskaltim.com di ruangannya
Panji menambahkan, stok beras itu tersimpan di dua gudang Bulog, yakni gudang yang berada di Kabupaten Paser maupun di Kabupaten Penajam Pasir Utara (PPU).
“Hingga hari ini, Selasa (9/11/2021)-red, stok beras di gudang kami sebanyak 740 ton. Jadi ketahanan stok berasnya kurang lebih tiga bulan setengah,” ucapnya.
Sementara itu terkait penyerapan beras hasil tani sudah menjadi tugas bulog untuk melakukan penyerapan ketika musim panen, namun dengan tetap memperhatikan kualitas beras yang memenuhi kriteria.
“Ketika ada panen kitakan ada team satgas dan juga punya mitra kerja, nanti mereka yang akan menjual ke bulog dengan spesifikasi tertentu yang sudah diatur permendagri, jadi kalau kualitasnya masuk akan diserap oleh bulog tapi kalau kualitasnya tidak masuk tidak memenuhi kriteria yah kita tidak bisa nyerap,”ujar Panji Lintang.
Baca Juga :
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
Saat ditanyakan terkait musibah banjir yang melanda Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser sebagai salah satu lokasi sentral produksi. Panji menyebut kejadian tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam hal pengisian stok beras Bulog.
“Kendati kemarin ada yang banjir di Long Kali, itu sebenarnya tidak ada pengaruh bagi Bulog dalam pengisian stok beras kami. Karena hanya sebagian kecil wilayah produksi yang terendam,” tambahnya. (ms)






