
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Warga binaan Rutan Tanah Grogot yang beragama Islam rutin mengikuti pembinaan kepribadian ceramah salat duha berjamaah bertempat di Masjid Nurul Iman.
Kegiatan berlangsung setiap hari pada pukul 09.00 Wita ini, selain salat duha berjamaah, warga binaan pemasyarakatan juga mengikuti ceramah agama yang merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian.
“Kegiatan ini dilakukan agar para warga binaan dapat disiplin dan semangat di pagi hari serta berubah menjadi insan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,”
Karutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah, Selasa (22/2/2022)
Doni mengungkapkan, pada masa pandemi seperti ini pembinaan harus tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan atau prokes dengan melibatkan petugas internal.
“Dimana petugas Rutan sendiri yang menjadi pengisi kegiatan sehingga mencegah penularan Covid 19 tanpa mengurangi kualitas pembinaan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sub seksi Pelayanan Tahanan Dimas Suryanata mengatakan melalui kegiatan salat duha dan ceramah agama ini dapat membentuk karakter warga binaan yang lebih baik.
“Kegiatan ini dinilai dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan terhadap Allah SWT,” ujarnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Menurut Dimas, warga binaan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai pertaubatan mereka atas apa yang mereka lakukan sehingga dihukum dengan menjalankan pidana penjara.
“Kami berharap setelah bebas dapat diterima oleh masyarakat dan dapat berbuat sesuatu yang bisa dibanggakan, serta menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (rh)






