
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Warga binaan Rutan Tanah Grogot yang beragama Islam rutin mengikuti pembinaan kepribadian ceramah salat duha berjamaah bertempat di Masjid Nurul Iman.
Kegiatan berlangsung setiap hari pada pukul 09.00 Wita ini, selain salat duha berjamaah, warga binaan pemasyarakatan juga mengikuti ceramah agama yang merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian.
“Kegiatan ini dilakukan agar para warga binaan dapat disiplin dan semangat di pagi hari serta berubah menjadi insan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,”
Karutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah, Selasa (22/2/2022)
Doni mengungkapkan, pada masa pandemi seperti ini pembinaan harus tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan atau prokes dengan melibatkan petugas internal.
“Dimana petugas Rutan sendiri yang menjadi pengisi kegiatan sehingga mencegah penularan Covid 19 tanpa mengurangi kualitas pembinaan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sub seksi Pelayanan Tahanan Dimas Suryanata mengatakan melalui kegiatan salat duha dan ceramah agama ini dapat membentuk karakter warga binaan yang lebih baik.
“Kegiatan ini dinilai dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan terhadap Allah SWT,” ujarnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Menurut Dimas, warga binaan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai pertaubatan mereka atas apa yang mereka lakukan sehingga dihukum dengan menjalankan pidana penjara.
“Kami berharap setelah bebas dapat diterima oleh masyarakat dan dapat berbuat sesuatu yang bisa dibanggakan, serta menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (rh)






