
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser merealisasikan berbagai program peningkatan kesehatan bagi masyarakat menyambut Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-114.
“Kita ada program pencanangan penanggulangan stunting di Kabupaten Paser, pengobatan gratis hingga pelatihan kegawatdaruratan bagi para supir ambulans,”
Ketua IDI Paser dr Ahmad Hadiwijaya, Rabu (1/6/2022)
Menurut dokter spesialis anak itu, kasus stunting memiliki angka yang tinggi dan masih menjadi fokus utama penanggulangan masalah kesehatan di Indonesia.
Dijelaskannya, stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan anak karena gangguan gizi kronis. Hal itu ditandai tinggi anak yang tidak sesuai usianya, serta memiliki kecerdasan intelektual yang lebih rendah.
Setelah menjadi dewasa, sambungnya, anak stunting berpotensi memiliki penyakit-penyakit metabolisme, seperti hipertensi dan penyakit jantung.
Untuk itu, lanjut pria yang akrab disapa Hadi ini, IDI Paser bersama pemerintah daerah mencanangkan penanggulangan stunting di Kabupaten Paser dengan konsumsi telur.
“Tahap awal ini didistribusikan sebanyak 1.114 butir telur dengan sasaran anak usia pertumbuhan usia 2 tahun ke bawah,” jelas Hadi.
Adapula kegiatan lainnya, kata Hadi, pihaknya telah menggelar pengobatan gratis pada 24 – 31 Mei 2022 yang berlangsung di Sekretariat IDI Paser.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dilanjutkan pelayanan kesehatan gratis dengan sasaran masyarakat pelosok yang dilaksanakan pada 11-12 Juni 2022 mendatang di Desa Rantau Buta dan Rantau Layung, Kecamatan Batu Sopang.
Disamping itu, dalam rangkaian HBDI ke-114, IDI Paser juga mengelar pelatihan bantuan hidup dasar skil emergency penyelamatan bagi para supir ambulans.
Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser Romif Erwinadi dalam kegiatan Halal Bihalal rangkaian HBDI ke-114, menyambut baik program IDI Paser dalam mengatasi persoalan kesehatan di Paser.
Menurutnya untuk membangun Paser MAS diperlukan semua daya upaya untuk meningkatkan dan menggandakan nilai dari potensi yang dimiliki.
“Manfaatkan potensi yang dimiliki agar berhasil guna dan menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing,” kata Romif. (rh)






