
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kepolisian Resort (Polres) dan suporter bola di Kabupaten Paser menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.
Doa bersama berlangsung di lapangan apel Mapolres Paser, Jum’at (07/10/2022) malam yang dihadiri Wakapolres Paser Kompol Irawan Setyono, Danpos TNI AL Tanah Grogot Kapten Agung, Danramil Paser Belengkong Letda M. Jafar, Ketua KONI Paser Totok Sumardiono.
Irawan Setyono menyampaikan bahwa
masyarakat khususnya kepolisian dan pecinta bola di Paser ikut prihatin dan berbela sungkawa untuk korban yang meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan.
“Saya mau mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut hadir untuk bersama-sama berdoa atas musibah yang terjadi di Kanjuruhan Malang,”
Wakapolres Paser Kompol Irawan Setyono
Doa bersama tersebut berlangsung dengan khusyuk yang dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Cholik selaku Wakil Ketua PCNU Kabupaten Paser.
“Mari kita berdoa bersama semoga korban yang tiada mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan yang sedang dirawat diberi kesembuhan,” ujarnya dalam doa.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sebelumnya, pada Sabtu (1/10/2022) terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut. Berdasarkan data, korban meninggal dunia akibat tragedi itu sebanyak 131 orang, sementara 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang luka berat. (rh)






