
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Kalimantan Timur 2022 yang berlangsung Kabupaten Paser mulai 22 Oktober lalu, secara resmi ditutup, Jumat (28/10/2022) siang.
Penutupan dipusatkan di Gentung Temiang, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim Agustianur.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Samarinda berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum olahraga pelajar ini dengan mengoleksi 85 emas, 56 perak dan 51 perunggu. Disususl Balikpapan di peringkat kedua dan Kutai Kartanegara diperingkat ketiga.
Tuan rumah berhasil memperbaiki posisi di peringkat 4 setelah dari POPDA 2018 yang hanya berada di peringkat 7. Paser mencatatkan perolehan 29 emas, 28 perak, dan 65 perunggu.
Sekretaris Daerah Paser, Katsul Wijaya mengatakan keberhasilan POPDA ini adalah hasil kerja kolektif semua pihak dalam rangka mensukseskan perhelatan akbar olahraga pelajar daerah.
“Atas nama Pemkab Paser menyampaikan apresiasi dan selamat kepada atlet yang telah meraih prestasi dan medali, jaga kesehatan dan terus berlatih, raihlah prestasi tertinggi untuk terus harumkan nama baik daerah,”
Sekda Paser, Katsul Wijaya
Menurutnya, POPDA XVI Tahun 2022 kali ini, telah melahirkan segudang atlit yang terus berkembang untuk mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Timur dikancah olahraga nasional.
“Optimisme ini harus ditanamkan pada diri para atlet, serta diasah dan diberikan pembinaan terhadap atlet muda berprestasi dan berikan fasilitas yang memadai agar atlet kita dapat berkembang hingga menjadi atlet professional,” kata Sekda. (rh)






