
MNEWSKALTIM.COM, TAPSEL – Sejak kemarin jagat media sosial sedang heboh dengan sebuah video beberapa orang pelajar yang menendang seorang nenek-nenek.
Setelah viral dan panen hujatan netizen, para pelajar pelaku penganiayaan tersebut akhirnya ditangkap polisi.
Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni juga telah membenarkan penangkapan terhadap 6 pelajar tendang nenek tersebut.
“Untuk video pertama, kami mengamankan lima orang remaja. Antara lain IH, ZA, VH, AR, dan RM,”
Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni, Minggu (20/11/2022) dilansir pojoksumut.com
AKBP Imam Zamroni menjelaskan, aksi kekerasan itu diketahui berdasarkan dua video yang viral di media sosial.
Saat ini, polisi juga masih mencari keberadaan nenek yang jadi korban kekerasan atau keluarganya. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku.
Selain menangkap enam pelajar tersebut, polisi juga menyita HP milik ZA dan IH. Selain itu, juga menyita sepeda motor dengan nomor polisi T 3350 BK milik RM.
Orang tua para pelajar tersebut juga dikumpulkan dan menghadiahkan permintaan maaf atas perilaku anak mereka.
Netizen yang sudah terlanjur geram atas aksi para pelajar itu tetap menuntut adanya hukuman bagi mereka.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Sebab aksi para pelajar yang diketahui di daerah Kabupaten Tapanuli Selatan tersebut dinilai sangat tidak beradab.
Apalagi nenek yang ditendang oleh mereka diduga sebagai ODGJ (Orang dengan gangguan jiwa).
Video yang viral dan bikin netizen marah besar ini bahkan menarik perhatian Menko Polhukam, Mahfud MD.
Dilansir dari akun Instagram resmi Polres Tapsel @official.polrestapsel diketahui bahwa aksi penganiayaan ini tak hanya satu kali terjadi.
Bahkan video lain yang juga viral adalah saat nenek diduga ODGJ tersebut dipukul dengan sebatang kayu dari belakang.
Alasan lain yang menurut netizen para pelaku layak dihukum adalah karena mereka harus diberi efek jera dan agar ke depannya tabiat mereka menjadi lebih baik.
“Mohon pak jangan cuma minta maaf aja, kasih hukuman juga. Ini kalau tidak ada efek jeranya bakalan berulang, masih mending kalau beneran gak ngelakuin lagi. Nah kalau ngelakuin lagi terus yang lebih parah bahaya juga,” komentar netizen @aanisaftr_ (ps)






