
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Makam Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf menjadi salah satu tujuan utama dalam wisata religi ziarah kubur di Kabupaten Paser, Kalimamtan Timur.
Mendengar nama Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf tentu sangat familier sebab adalah tokoh besar dan turut berjasa dalam perkembangan agama Islam di Kesultanan Paser.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
Makam Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf terletak di Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong.
Menuju lokasi ini cukup mudah ditempuh dan tidak jauh dari Museum Sadurengas eks bangunan peninggalan kesultanan.
Di pintu masuk, berdiri sebuah gapura tertulis makam Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf. Di halamannya pun cukup luas dan terdapat sebuah musala untuk tempat beribadah.
Pengurus makam Habib Idrus menuturkan, Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf wafat pada 1875 dan dimakamkan di Paser.
“Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf dimakamkan disini bersama keturunannya seperti Habib Assegaf, Habib Zen, dan Habib Abdullah”
Pengurus makam, Habib Idrus
Setiap tahun, lanjutnya selalu diadakan haul Pengeran Syarif Hamid Ahmad Assegaf yang kerap dipadati peziarah yang berasal tidak hanya dari Paser namun dari luar daerah
“Biasanya ribuan yang hadir, namun dua tahun kebelakang tidak diadakan haul yang mengundang orang banyak dikarenakan kondisi pandemi Covid-19,” jelasnya.
Untuk diketahui, Pemkab Paser mendukung pengembangan destinasi wisata religi di Kecamatan Paser Belengkong yang bernilai sejarah tinggi.
Salah satunya pada 2023 dialokasikan anggaran Rp 5 miliar untuk menunjang pengembangan wisata seperti peningkatan jalan menuju makam Pangeran Asy Syarif Ali Habib Hamid Bin Ahmad Assegaf.
Selain itu, Pemkab Paser juga mendapatkan alokasi anggaran Pemprov Kaltim sebesar Rp 4 miliar untuk renovasi makam Pangeran Asy Syarif Ali Habib Hamid Bin Ahmad Assegaf. (adv)






