
MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Bupati Paser menghadiri langsung undangan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kaltim.
Pertemuan yang berlangsung di Hotel Grand Melia Jakarta, Jumat (18/11/2022) dihadiri Direktur Jenderal Tata Ruang Gabriel Triwibawa, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi serta Ketua DPRD Kaltim Hassanudin Mas’ud.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengatakan pembahasan mengenai rancangan tata ruang ini memiliki pengaruh besar dalam penetapan RTRW Kabupaten Paser
“Pembahasan dalam ranperda ini akan menjadi dasar untuk menetapkan rencana tata ruang secara komprehensif di kabupaten,”
Bupati Paser, dr Fahmi Fadli didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser, Adi Maulana
Menurutnya, tata ruang ini berkaitan dengan sejumlah aspek pembangunan yang berkontribusi langsung, maupun tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penataan RTRW akan berpengaruh bagaimana penggunaanya ruang-ruang itu untuk digunakan kegiatan apa-apa saja sudah terbagi,” jelasnya.
Dia juga berharap tata ruang di Kalimantan Timur dapat kesepahaman dari lintas sektor yang hadir sehingga dapat segeta ditetapkan dalam waktu dekat.
“Mudahan penetapannya tidak terlalu lama, mungkin kendalanya karena ada IKN maka ada perubahan-perubahan substansi untuk Kaltim yang lebih baik dimasa depan,” ucapnya.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sementara, Gabriel Triwibawa menyampaikan tiga aspek dalam memanfaatkan ruang wilayah secara berdaya guna berhasil guna dan serasi selaras seimbang terpadu dan mencapai target pembangunan berkelanjutan.
“Tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam konsep pembangunan berkelanjutan yaitu aspek pertumbuhan ekonomi, aspek sosial, serta aspek lingkungan,” kata Gabriel. (adv)






