
MNEWSKALTIM.COM – PASER – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes urine bagi pegawai dilingkungan Pemkab Paser, Senin (26/12/2022).
Kali ini BNK menyasar tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Bappedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Ada sebanyak 24 pegawai baik ASN dan PTT Bappedalitbang mengikuti tes urine dan tidak ditemukan pegawai yang terindikasi positif.
Sedangkan dari 29 pegawai DPMD Paser dan 31 pegawai DLH Paser yang dites urine, terdapat 2 pegawai yang ditemukan terindikasi positif.
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, dalam sidak yang didampingi Kasat Narkoba Polres Paser AKP Yulianto Eka Wibawa, dan Kepala Kesbangpol Paser Nonding ini didapati 2 orang dengan hasil positif.
“2 pegawai yang terindikasi positif diketahui mengkonsumsi obat kategori Benzodiazepine, yang tergolong obat keras dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter,”
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga Wakil Bupati Paser
Dijelaskan Masitah, dalam tes urin ini menggunakan 5 parameter pemeriksaan diantaranya amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Morphin (MOP), Marijuana (THC) / cocain, Benzodiazepine (BZO).
“Kami akan terus menggencarkan tes urine ini ke seluruh Perangkat Daerah, bahkan jika waktunya tidak cukup akan dilanjutkan tahun depan,” kata Masitah. (rh)





