
MNEWSKALTIM.COM – PASER – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes urine bagi pegawai dilingkungan Pemkab Paser, Senin (26/12/2022).
Kali ini BNK menyasar tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Bappedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Ada sebanyak 24 pegawai baik ASN dan PTT Bappedalitbang mengikuti tes urine dan tidak ditemukan pegawai yang terindikasi positif.
Sedangkan dari 29 pegawai DPMD Paser dan 31 pegawai DLH Paser yang dites urine, terdapat 2 pegawai yang ditemukan terindikasi positif.
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, dalam sidak yang didampingi Kasat Narkoba Polres Paser AKP Yulianto Eka Wibawa, dan Kepala Kesbangpol Paser Nonding ini didapati 2 orang dengan hasil positif.
“2 pegawai yang terindikasi positif diketahui mengkonsumsi obat kategori Benzodiazepine, yang tergolong obat keras dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter,”
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga Wakil Bupati Paser
Dijelaskan Masitah, dalam tes urin ini menggunakan 5 parameter pemeriksaan diantaranya amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Morphin (MOP), Marijuana (THC) / cocain, Benzodiazepine (BZO).
“Kami akan terus menggencarkan tes urine ini ke seluruh Perangkat Daerah, bahkan jika waktunya tidak cukup akan dilanjutkan tahun depan,” kata Masitah. (rh)





