
MNEWSKALTIM.COM – PASER – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes urine bagi pegawai dilingkungan Pemkab Paser, Senin (26/12/2022).
Kali ini BNK menyasar tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Bappedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Ada sebanyak 24 pegawai baik ASN dan PTT Bappedalitbang mengikuti tes urine dan tidak ditemukan pegawai yang terindikasi positif.
Sedangkan dari 29 pegawai DPMD Paser dan 31 pegawai DLH Paser yang dites urine, terdapat 2 pegawai yang ditemukan terindikasi positif.
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, dalam sidak yang didampingi Kasat Narkoba Polres Paser AKP Yulianto Eka Wibawa, dan Kepala Kesbangpol Paser Nonding ini didapati 2 orang dengan hasil positif.
“2 pegawai yang terindikasi positif diketahui mengkonsumsi obat kategori Benzodiazepine, yang tergolong obat keras dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter,”
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga Wakil Bupati Paser
Dijelaskan Masitah, dalam tes urin ini menggunakan 5 parameter pemeriksaan diantaranya amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Morphin (MOP), Marijuana (THC) / cocain, Benzodiazepine (BZO).
“Kami akan terus menggencarkan tes urine ini ke seluruh Perangkat Daerah, bahkan jika waktunya tidak cukup akan dilanjutkan tahun depan,” kata Masitah. (rh)





