
MNEWSKALTIM.COM – PASER – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes urine bagi pegawai dilingkungan Pemkab Paser, Senin (26/12/2022).
Kali ini BNK menyasar tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Bappedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Paser.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Ada sebanyak 24 pegawai baik ASN dan PTT Bappedalitbang mengikuti tes urine dan tidak ditemukan pegawai yang terindikasi positif.
Sedangkan dari 29 pegawai DPMD Paser dan 31 pegawai DLH Paser yang dites urine, terdapat 2 pegawai yang ditemukan terindikasi positif.
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf mengatakan, dalam sidak yang didampingi Kasat Narkoba Polres Paser AKP Yulianto Eka Wibawa, dan Kepala Kesbangpol Paser Nonding ini didapati 2 orang dengan hasil positif.
“2 pegawai yang terindikasi positif diketahui mengkonsumsi obat kategori Benzodiazepine, yang tergolong obat keras dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter,”
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga Wakil Bupati Paser
Dijelaskan Masitah, dalam tes urin ini menggunakan 5 parameter pemeriksaan diantaranya amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Morphin (MOP), Marijuana (THC) / cocain, Benzodiazepine (BZO).
“Kami akan terus menggencarkan tes urine ini ke seluruh Perangkat Daerah, bahkan jika waktunya tidak cukup akan dilanjutkan tahun depan,” kata Masitah. (rh)





