
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot terus berupaya untuk memperkuat pendidikan keagamaan untuk para warga binaan pemasyarakatan.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan mendirikan Pesantren As-Shiddiq yang berada di dalam Rutan. Peresmian pesantren dilakukan langsung Karutan Tanah Grogot Bayu Muhammad, pada Selasa (10/1/2023)
” Alhamdulillah ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung pembelajaran bagi warga binaan melalui pembinaan pesantren ini,”
Karutan Tanah Grogot Bayu Muhammad
Dijelaskan Bayu, dengan adanya Pesantren As-Shiddiq dapat bisa sebagai sarana membentuk para warga binaan pemasyarakatan menjadi santri yang berakhlakul kharimah.
“Sesuai dengan dipilihnya nama As-Shiddiq, juga harapannya para santri yang lulus mengikuti program ini menjadi pribadi yang jujur, taat dan dapat di percaya,” jelasnya.
Pembinaan pesantren ini, lanjutnya, dibagi dalam dua klasifikasi progam. Warga binaan yang tergabung sebagai santri Pesantren As-Shiddiq ini akan mendapatkan pembelajaran lebih intensif dan mendalam tentang agama.
“Bagi warga binaan yang belum tergabung dalam santri As-Shiddiq ini, juga tetap mengikuti program pembinaan kerohanian seperti biasanya yang sudah dicanangkan Rutan Tanah Grogot,” terangnya.
Baca Juga :
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
Agar pola pembelajaran lebih tertata, terstruktur dan terukur. Pihaknya telah melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman, serta menjalin berkolaborasi dengan mitra terkait.
“Dipesantren ini, kita bergandengan tangan untuk banyak belajar meraih ilmu yang bermanfaat dan mengamalkan untuk menjadi kebaikan kita bersama,” kata Bayu. (rh)






