
MNEWSKALTIM.COM, JAWA BARAT – Empat infrastruktur di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, Jawa Barat, diresmikan Presiden Jokowi, Minggu, 5 Maret 2023.
Masing-masing berfungsi untuk mencegah banjir dan mengurai kemacetan di dua wilayah tersebut.
Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, dan Floodway Cisangkuy di Kabupaten Bandung serta Flyover Kopo di Kota Bandung.
Presiden Jokowi meresmikannya di Kawasan Kolam Retensi Andir.
Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, dan Floodway Cisangkuy yang berfungsi sebagai pengendali banjir dibangun dengan anggaran masing-masing Rp 142 miliar, Rp 204 miliar, dan Rp 632 miliar.
Sementara pembangunan Flyover Kopo yang diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperlancar lalu lintas di Kota Bandung menghabiskan anggaran senilai Rp 288 miliar.
Totalnya yang telah dibangun oleh pemerintah pusat di Kota Bandung dan di Kabupaten Bandung sebesar Rp 1,26 triliun.
Kolam Retensi Cieunteung memiliki luas 4,7 hektare dan daya tampung 190 ribu meter kubik.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Kolam Retensi Andir memiliki luas 3,4 hektare dengan daya tampung 160 ribu meter kubik.
Kolam retensi ini dilengkapi tiga unit pompa dengan total kapasitas aliran air 1,5 meter kubik per detik.
Floodway Cisangkuy memiliki panjang 5,45 kilometer dan bisa mengalirkan debit banjir 230 meter kubik per detik.
Ketiga infrastruktur ini diproyeksikan dapat mengurangi 81 persen genangan banjir di Baleendah dan Dayeuhkolot. (Oid)






