
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Satgas Keamanan dan ketertiban (Kamtib) Rutan Tanah Grogot melakukan razia dengan menggeledah blok-blok kamar hunian warga binaan, Kamis, (6/07/23).
Razia yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanah Grogot, Achmad Zaki dilakukan guna mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban dan peredaran narkoba dalam Rutan.
Petugas memeriksa barang milik barang binaan dan setiap sudut kamar hunian di area lingkungan Rutan dalam rangka Program Pelaksanaan Prinsip Dasar Pemasyarakatan (Back to Basic).
“Kegiatan yang digelar pada hari ini bertujuan sebagai deteksi dini antisipasi gangguan keamanan dalam rutan,”
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanah Grogot, Achmad Zaki
Lebih lanjut, Zaki menjelaskan kegiatan kali ini juga merupakan arahan Kadivpas sebagai langkah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Hari ini kami tidak menemukan Narkoba dan obat-obatan terlarang. Namun kami menemukan adanya logam, kaca, kabel dan barang terlarang lainnya,” terangnya.
Selain menggeledah kamar hunian warga binaan, petugas juga melakukan tes urin secara acak kepada warga binaan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika,
“Adapun untuk hasil tes urine bagi warga binaan seluruhnya dinyatakan negatif” ungkap Zaki.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sementara Kepala Rutan, Bayu Muhammad mengatakan razia ini merupakan kegiatan rutin yang belakangan semakin digencarkan pihak Rutan dalam upaya mencegah masuknya barang-barang terlarang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Satgas Kamtib Rutan Grogot yang telah melaksanakan penggeledahan blok hunian dan tes urin pada siang hari ini berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan,” kata Bayu. (dr)





