
MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menerima penghargaan Paritrana Award kategori pemerintah daerah, karena berkomitmen menjalankan program perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan Paritrana Award Kategori Pemerintah Daerah, itu diserahkan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor kepada Bupati Paser dr Fahmi Fadli, di Samarinda, Rabu (5/7/2023).
Komitmen tersebut tertuang dalam program jaminan kesehatan kepada tenaga kerja, khususnya mereka yang rentan terhadap risiko pekerjaan menjadi upaya mewujudkan visi PASER MAS, Kabupaten Paser yang Maju, Adil, dan Sejahtera.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengatakan ada 60 persen pekerja rentan di Kabupaten Paser diantaranya Marbot, guru mengaji, UMKM, nelayan, petani, pekebun dan sektor lainnya.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen Pemkab Paser dalam mendorong penerapan program perlindungan pekerja rentan,” Bupati Paser dr. Fahmi Fadli
Fahmi menegaskan, program perlindungan diharapkan bisa ditingkatkan dan lebih meluas, karena masih banyak para pekerja-pekerja yang masih perlu diberikan perlindungan.
“Pelayanan jaminan pekerja rentan di lingkungan Kabupaten Paser bisa terus ditingkatkan agar bisa merata dan mencapai seratus persen,” kata Bupati.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser, Madju Simangunsong mengatakan pihaknya menargetkan pelayanan Jaminan Kesehatan bagi pekerja rentan, kami targetkan tuntas 100 persen di 2023.
“Sosialisasi di beberapa desa, dari 139 desa, ada 30 desa yang sudah menerapkan, tentunya Disnakertrans Paser terus mendukung pencapaian pelayanan jaminan kesehatan masyarakat,” kata Madju. (adv)






