
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Tapak Suci Putra Muhammadiyah Pimda 069 Paser menggelar latihan bersama sekaligus sebagai ajang mempererat silarurahmi antar pesilat, Ahad (29/10/2023).
Dalam latihan gabungan yang dipusatkan di Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro ini diikuti sekira 150 pesilat dari 5 cabang yaitu Trubus Iman, Rantau Panjang, SD & SMP Muhammadiyah dan Cabang Pondong.
Diketahui, silat merupakan akulturasi budaya Indonesia yang hingga saat ini tetap digandrungi dan berjalan masif. Dan salah satu perguruan silat yang terus bergerak dinamis hingga kini salah satunya adalah pencak silat dari perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Divisi Pengkaderan Pimda Tapak Suci 069 Paser, Suyadi, mengatakan pencak silat kegiatan yang sangat strategis untuk diajarkan kepada anak-anak karena sarat dengan nilai-nilai positif.
“Anak-anak memiliki banyak energi berlebih yang harus disalurkan secara positif,”
Suyadi
Menurutnya, dimasa kini pencak silat sebagai seni budaya dan seni beladiri dipercaya menjadi salah satu metode terbaik pembinaan karakter anak-anak bangsa.
Ditambahkan, melalui pencak silat, energi yang berlebihan tadi bisa disalurkan Setelah terasa lelah mereka akan diajak duduk untuk istirahat. Di saat itulah kita bisa menanamkan nilai-nilai positif yang akan disampaikan.
Selain itu, latihan gabungan ini bentuk silaturahmu antar anggota Tapak Suci sekaligus mengasah hasil latihan di cabang masing-masing. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penggalangan donasi untuk Palestina.
“Momentum latihan mereka diselipkan dengan acara donasi untuk saudara-saudara di Palestina. Semoga Palestina segera merdeka,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Kepala sekolah SDN 004 Kuaro, yang seorang pesilat di tahun 90 an, Sawaludin sangat mengapresiasi kegiatan positif yang berlangsung di sekolahnya tersebut. Dia berharap dapat tumbuh bibit pesilat yang dibanggakan.
“Saya mengingatkan pesilat muda untuk terus jaga stamina untuk selalu giat berlatih,” kata Sawaludin. (dr)





