
MNEWSKALTIM.COM, Paser – Akademisi STIT Ibnu Rusyd Tanah Grogot, Mardani mengatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi agenda penting yang juga dapat dimaknai sebagai momentum nasionalisasi pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, pendidikan merupakan kunci dari kemajuan sumber daya manusia (SDM), maka sepatutnya menjadi kewajiban seluruh pihak untuk menjaga kualitas pendidikan.
“Mulai dari pemerintah hingga masyarakat semuanya harus ambil bagian dan peran dalam meningkatkan dan menjaga kualitas pendidikan kita saat ini,”
Mardani, Minggu (2/5/2024)
Jika biasanya nasionalisasi berbicara tentang perjuangan dan peran negara, ia menilai bahwa pendidikan juga merupakan aspek penting, sebab merupakan aset berupa pembangunan SDM.
“Dengan nasionalisasi pendidiakan disekitar kita maka secara berproses dan seiring berjalannya waktu kita akan sama sama merapa bertanggung jawab atas kualitas manusia dan bangsa ini,” tuturnya.
Terkhusus pemerintah, kata dia, memiliki peran untuk menjaga proses pendidikan tetap berjalan dengan baik, mulai dari aspek fasilitas dan pendanaan yang bisa dimaksimalkan.
Baca Juga :
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
- Demi Naik Kelas, 101 Pekebun Sawit Paser Antusias Kuasai Sertifikasi ISPO
- SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Lanjut dia katakan, tak hanya sampai dengan peran pemerintah, masyarakat juga turut ambil bagian dengan melakukan pengabdian sebagai tenaga pendidik atau seorang guru.
“Pendidikan merupakan alat yang kita gunakan untuk merawat kemerdekaan, merawat kebinekaan, dan merapat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk ini,” pungkasnya. (sad)





