
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Sebagai upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di area operasional perusahaan, PT Kideco Jaya Agung berikan bantuan senilai Rp. 4,1 Miliar lebih kepada Pemerintah Kabupaten Paser untuk penanganan stunting di daerah.
Bantuan senilai Rp. 4,138,916,350 tersebut diantaranya berupa bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), yang diserahkan kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Amir Faisol Sebesar Rp. 200,000,000, dan bantuan Program Cegah dan Tangani Stunting (CANTING) sebesar 3,938,916,350, yang diserahkan kepada plt Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, Ainun Jariyah untuk fokus penanganan desa lokus stunting di Kecamatan Batu Sopang.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Batu Kajang, turut hadir Komisaris Utama Kideco, Azis Armand, Komisaris Kideco, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dodik Wijanarko, S.H., C.Fr.A, Presiden Direktur Kideco, M.Kurnia Ariawan serta Direktur Operasional, Edra Emilza.
Komisaris Utama Kideco, Azis Armand mengatakan, pada kesempatan ini PT Kideco Jaya Agung atas keberadaannya, akan selalu menjadi bagian dari masyarakat, terutama masyarakat daerah di lokasi tambang Kideco Jaya Agung.
Jadi berkaitan dengan itu PT Kideco Jaya Agung pada hari ini sebagai kelanjutan dari program sebelumnya, kembali meluncurkan beberapa program yakni program Inclusion School Development Program (ISDP) Kideco Cares For Diffabled Communities (Dream).
Serta Program Cegah dan Tangani Stunting (Canting) dan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), yang merupakan bagian program dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di wilayah area oprasional tambang.
” PT Kideco Jaya Agung bersama dengan Indika Energy merasa salah satu program kami yaitu cegah dan tangani stunting, merupakan program yang harus segera dijalankan karena stunting adalah salah satu masalah serius, yang memiliki dampak sangat panjang jika tidak segera ditangani, ” kata Azis Armand di sela-sela kegiatan, Selasa (11/6/2024).
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sementara itu Komisaris Kideco, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dodik Wijanarko, S.H menambahkan, semoga prgram yang dilaksanakan ini dapat berjalan dengan baik, pasalnya program tersebut adalah wujud komitmen perusahaan Kideco Jaya Agung untuk membantu pemerintah daerah maupun negara.
” Ini merupakan wujud komitmen kami dalam rangka berbuat sesuatu terhadap masyarakat sekitar tambang dan berbuat sesuatu untuk membantu pemerintah daerah dan negara, ” kata Dodik Wijanarko.
Diketahui pelaksanaan program yang mendukung penanganan lokus stunting di Kabupaten Paser, merupakan bentuk implementasi Peraturan Presiden nomor 72 Tentang Penurunan Stunting Yang Holistik, Integratif, Dan Berkualitas Melalui Koordinasi, Sinergi, Dan Sinkronisasi Dianta Pemangku Kepentingan. (N/A)





