Beranda / MNews Paser / Dari Pandemi ke Podium: Perjalanan Raffy Harumkan Nama Paser di Balap Sepeda

Dari Pandemi ke Podium: Perjalanan Raffy Harumkan Nama Paser di Balap Sepeda

MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dari sekadar hobi yang lahir di masa pandemi, siapa sangka langkah kaki dan kayuhan sepeda Raffy Akbar Harlim Ramadhan justru membawanya menembus lintasan-lintasan bergengsi hingga ke level internasional. Pemuda asal Kabupaten Paser ini kini menjelma menjadi salah satu atlet balap sepeda muda berbakat yang patut dibanggakan.

“Saya memang suka bersepeda sejak kecil. Saat pandemi, saya dan orang tua rutin bersepeda, sekalian menjaga kesehatan,” ujar Raffy saat ditemui di Tanah Grogot, Rabu (23/7/2025).

Seiring waktu, hobi itu berkembang. Didukung penuh oleh kedua orang tuanya, Gunawan Harlim dan Endang Fitriani, Raffy mulai menjajal berbagai lintasan dan jarak, dari yang pendek hingga menempuh puluhan kilometer. Ia kemudian memberanikan diri mengikuti perlombaan.

Langkah pertamanya dimulai di tahun 2021. Ia mengikuti kejuaraan di Balikpapan dan Kutai Kartanegara, meraih juara tiga dan dua. Meski belum maksimal, pengalaman itu menjadi pijakan awal bagi siswa SMA Negeri 1 Tanah Grogot ini.

Tahun 2022 menjadi awal loncatan besar. Raffy ikut balapan di Gentung Temiang, Paser, lalu menyabet medali emas dalam kategori Individual Sprint pada ajang Porprov VII di Berau. Tak berhenti di situ, dia hampir meraih perunggu di Pra-PON 2023, dan pada akhir tahun yang sama, menaklukkan rute 110 km Tour The Barito Kuala di Kalsel dengan medali emas.

Selanjutnya tahun 2024, prestasinya kian bersinar. Raffy tampil di Kejurnas Road Race di Batam dan meraih medali perak. Di awal 2025, ia kembali mengejutkan publik dengan merebut emas pada ajang Tour of Kemala di Yogyakarta, menempuh 123 km dengan kecepatan rata-rata 41 km per jam.

“Rasanya luar biasa. Saingannya berat, dari seluruh Indonesia. Saya tak menyangka bisa juara,” katanya.

Prestasi itu membawanya ke level lebih tinggi. Tim Jakarta Pro Cycling mengajaknya tampil di Kejurnas Malaysia. Meski hanya finis kelima di Individual Time Trial dan kedelapan di Road Race, semangatnya tak surut. Tiga minggu kemudian, di Singapura, Raffy menyabet perunggu di Time Trial dan emas di kategori Criteriums.

Di balik deretan medali dan pencapaian, ada peran besar orang tua. Mereka bukan hanya pendukung utama, tapi juga pengantar setia Raffy ke berbagai lomba. Selain itu, Raffy kini sedang menempuh pendidikan khusus di bidang sepeda balap di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 2023.

Tak hanya keluarga, Raffy juga berterima kasih kepada Zulkifli Kaharuddin, anggota DPRD Paser yang terus memberikan dukungan moril maupun materiil, serta pihak SMA Negeri 1 Tanah Grogot yang memberinya ruang untuk mengembangkan potensi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Zulkifli, Mas Projo, dan guru-guru di sekolah. Tanpa mereka, mungkin saya tidak bisa sampai di titik ini,” ujarnya.

Dari hobi saat pandemi, kini Raffy melesat menjadi atlet muda potensial yang siap membawa nama Indonesia di kancah internasional. Perjalanan masih panjang, dan Paser punya alasan untuk bangga.(rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *