
MNEWSKALTIM.COM, PPU – Setelah menjalani ibadah umrah, sebanyak 30 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur harus menjalani karantina di Jakarta, setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat mengatakan, ketika tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dilakukan tes usap kepada rombongan jamaah umrah.
“30 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung dikarantina di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta,”
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat dilansir dari suara.com
Rombongan jamaah umrah yang dikarantina tersebut akan diizinkan pulang setelah dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan Wisma Atlet.
“Jamaah umrah itu nantinya ketika kembali ke Kabupaten Penajam Paser Utara tidak diperiksa lagi karena sudah dikarantina di Wisma Atlet,” jelasnya.
Menurutnya, dengan adanya 30 jamaah umrah yang terpapar Covid-19 membuat daftar kasus corona di Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami lonjakan yang signifikan.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Jense menuturkan, jamaah umrah yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan rombongan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Asisten I ikut diisolasi di Wisma Atlet Jakarta karena juga terkonfirmasi Covid-19 dari hasil tes usap,” katanya.
Sementara itu, Jense Grace Makisurat mengatakan, warga terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Masyarakat harus tetap patuh atau taat menerapkan protokol kesehatan kendati sudah divaksinasi Covid-19,” tandasnya. (km)






