MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kabupaten Paser tengah bersiap mengukir sejarah baru sebagai jantung olahraga di Kalimantan Timur. Melalui momentum Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim yang digelar di Samarinda pada Sabtu (03/01/2026)
Pemerintah Kabupaten Paser secara resmi menegaskan kesiapan mereka untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, yang mewakili Bupati Paser selaku Ketua Panitia Besar (PB) Porprov, membawa angin segar bagi kepastian ajang dua tahunan tersebut.
Dalam pemaparannya, Katsul menekankan bahwa komitmen pemerintah daerah bukan sekadar retorika, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di Benua Etam.
Fokus utama Pemkab Paser saat ini adalah memastikan seluruh infrastruktur pendukung siap digunakan tepat waktu. Proses rehabilitasi sejumlah fasilitas olahraga yang sudah ada terus dikebut, sementara pembangunan venue baru juga terus berjalan sesuai jalur.
Lebih lanjut, Sekda Katsul menjelaskan bahwa mayoritas pertandingan nantinya akan dipusatkan di wilayah Kabupaten Paser sendiri. Dari total usulan cabang olahraga (cabor) yang ada, Bumi Daya Taka dipastikan mampu mengakomodasi hampir seluruh pertandingan secara mandiri.
Secara spesifik, dari 63 cabang olahraga yang direncanakan, sebanyak 57 cabor telah dikonfirmasi dapat dilaksanakan sepenuhnya di Kabupaten Paser. Sementara itu, sisanya yang berjumlah sekitar 6 cabor akan dikoordinasikan untuk dilaksanakan di luar daerah karena membutuhkan fasilitas khusus yang saat ini belum tersedia di Paser.
Selain membahas infrastruktur, Rakerprov ini sebagai wadah konsolidasi bagi seluruh pengurus KONI dari 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Dalam pertemuan tersebut, seluruh perwakilan secara bulat menyepakati bahwa jadwal pelaksanaan Porprov VIII tidak akan mengalami pergeseran. Kepastian waktu di bulan November 2026 memberikan ruang bagi daerah lain untuk segera mempersiapkan atlet-atlet terbaik mereka.
Kejutan menarik muncul dalam forum tersebut dengan disepakatinya penambahan satu cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan, yaitu Barongsai. Masuknya Barongsai menambah warna baru dalam khazanah olahraga prestasi di Kalimantan Timur, sekaligus meningkatkan total kekuatan kompetisi menjadi 64 cabang olahraga secara keseluruhan.
Penutup, Katsul Wijaya menegaskan bahwa Kabupaten Paser optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses, baik secara penyelenggaraan, prestasi, maupun dampak ekonomi bagi masyarakat lokal
“Kami tinggal menunggu jadwal finalisasi teknis dari KONI Provinsi dan Dispora Provinsi Kalimantan Timur,” kata Katsul.






