
MNEWSKALTIM.COM – Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Paser Djoko Bawono menyebut pihaknya menemukan hewan ternak diduga terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Ditemukan sapi terindikasi PMK di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Paser Belengkong dan Muara Komam,”
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Paser Djoko Bawono, Selasa (26/07/2022)
Penemuan kasus pertama PMK di Kabupaten Paser, kata Djoko, setelah pihaknya bersama kepolisian melakukan pemeriksaan pada Senin (25/07/2022) malam.
“Dari hasil pemeriksaan di salah satu peternakan, ditemukan hewan ternak dengan ciri-ciri menyerupai gejala PMK,” ujar Djoko.
Menurut Djoko, hewan ternak yang terpapar PMK memiliki gejala mulut berbuih dan kaki serta kuku berwarna kemerahan. Karena penyakit itu, hewan menjadi tidak berselera makan.
“Hewan ternak lemas dan tidak kuat menahan bobot badannya, setelah itu bisa jatuh sakit dan mati,” paparnya.
Untuk memastikan dugaan infeksi PMK itu, Disbunak Paser akan melakukan uji lab bekerja sama dengan Balai Veteriner (BVet) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
“Hasilnya akan keluar dua hari. Jika positif PMK, maka diimbau untuk segera dilakukan pemotongan dan sterlisasi beruoa penyemprotan desinfektan,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Sementara itu, Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta melalui Kasi Humas AKP Kamin mengatakan proses penanganan hewan ternak sapi yang diduga mengalami penyakit PMK telah dilakukan pihaknya bersama instansi terkait.
“Sudah dilakukan karantina. Tidak ada aktifitas keluar masuk hewan ternak dan melakukan perawatan dengan pemberian vitamin dan obat serta penyemprotan disinfektan,” ucap Kamin. (sas)






