
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Saat melancong ke Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser bisa dipastikan harus singgah ke warung Mama Rina atau yang dikenal dengan Warung Es Kelapa Paser Belengkong.
Warung Mama Rina ini menyajikan menu andalan yaitu es kelapa muda dengan pilihan pemanis gula aren atau sirup. Tentunya menu es kelapa ini mampu menjadi pelepas dahaga pengunjung yang singgah sambil rehat sejenak.
Baca Juga :
- RSUD Panglima Sebaya Hadirkan Tiga Kamar Operasi Modern, 100 Warga Dapat Layanan Operasi Katarak Gratis
- Ketua PWI Kaltim Bongkar Pembeda Media Pers dan Akun Medsos: Bukan Sekadar Mengunggah Informasi
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
Selain itu, salah satu menu hidangan makanan Buras dari bahan beras dan santan dibalut dengan daun pisang muda ini juga selalu menjadi primadona yang selalu siap tersedia untuk dinikmati.
Berbagai menu cemilan khas lokal lainnya seperti bolu peca, kenari, sagu, kelepon, pais, tape, dan yang lainnya juga selalu menarik untuk dicoba dan kerap diburu para pengunjung warung.
Pemilik warung, Arbainah mengatakan, usaha warungnya ini sudah berjalan sekitar 15 tahun
ini banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mempertahankan usahanya.
“Awalnya hanya bangunan kecil dan makananya sedikit-sedikit terus bertambah-tambah sampai seperti sekarang,”
Pemilik warung, Arbainah
Seiring bertambahnya pelanggan dan pengunjung ke warungnya, kata Arbainah, dalam menjalankan usahanya, dirinya dibantu beberapa karyawan yang juga masih keluarga sendiri.
“Warung buka dari jam 8 pagi sampai 6 sore, ada lima orang yang membantu dan masih keluarga sendiri,” ungkapnya
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama hampir dua tahun ternyata juga membuat usaha Arbainah harus merasakan dampaknya.
“Omset warung turun sampai 50 persen, apalagi ditambah warung sering tutup selama pandemi. Tapi alhamdulillah seiring membaiknya kondisi sekarang ini usaha kami sudah berangsur normal kembali”, pungkas Arbainah. (adv)






