
MNEWSKALTIM.COM, PPU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi Istana Kepresidenan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (23/2/2023).
Ia pun optimistis kawasan Istana Kepresidenan akan siap digunakan untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 mendatang.
“Kawasan ini adalah kawasan istana, Istana Kepresidenan yang saya optimistis tahun depan, Agustus insya Allah sudah bisa upacara di sini,”
Presiden RI Joko Widodo
Keyakinan Jokowi tersebut didasarkan pada tinjuannya atas landscape dan lain-lainnya di lapangan. Ia juga sudah berbicara dengan perancang, pelaksana di lapangan, dengan para supervisi di lapangan, manajer di lapangan. “Optimistis insya Allah selesai,” lanjutnya.
Jokowi menyebutkan desain dari Istana Presiden akan sama seperti yang dirancang oleh seniman I Nyoman Nuarta. Meski demikian, akan tetap ada penyesuaian dengan kondisi di lapangan.
“Desainnya sama, tapi juga nanti di lapangan ya mungkin sedikit-sedikit ada penyesuaian dengan kondisi lapangannya,” ungkapnya.
Dia juga menekankan, Istana Presiden di IKN memiliki keistimewaan dibanding dengan istana lainnya yang sudah ada di Indonesia. Menurutnya, Istana Presiden di IKN adalah hasil karya anak bangsa.
“Dari desain, dari pembuatan, dari pembangunan semuanya oleh kita sendiri. Bedanya itu, oleh putra-putri bangsa terbaik Indonesia,” ucapnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menegaskan semua bangunan yang ada di IKN akan langsung ditempati setelah selesai dibangun. Hal itu dilakukan agar keramaian di IKN segera terwujud.
“Kalau ada keramaian berarti perlu restoran, perlu sekolah, dari TK, SD, SMP, SMA, universitas, perlu rumah sakit, perlu klinik, perlu entertainment, hiburan, perlu mal, dan lain-lain,” tuturnya.
Jokowi pun meyakini IKN akan memberikan daya tarik bagi para investor, baik investor dalam negeri maupun luar negeri. Ia menilai IKN memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan wilayah lainnya.
“Kita ini menawarkan suasana. Ini kawasan inti adalah kawasan pemerintahan. Tapi di luar itu adalah orang akan melihat suasana yang berbeda, ada diferensiasinya, itu yang kita jual. Experience, ambience, semua yang kita jual itu,” ujarnya. (kjh)






