Beranda / MNews Paser / Seni Lukis Bakar Karya Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Semakin Diminati

Seni Lukis Bakar Karya Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Semakin Diminati

MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Kreativitas memang tak ada batasnya, seperti halnya karya seni yang dihasilkan oleh warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot.

Salah satunya adalah menghasilkan karya seni pirografi, yaitu sebuah seni melukis atau menggambar dengan teknis dibakar, memanfaatkan media kayu sebagai alas gambar.

Baca Juga :

Rutan Tanah Grogot pun terus memperluas ekspansi produk unggulan yang dihasilkan warga binaan sebagai bentuk pembinaan kemandirian ke arah positif dengan memperkenalkan ke berbagai stakholder.

Bahkan baru-baru ini Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur Rusdiansyah Aras dibuat kepincut dengan hasil karya pirografi warga binaan tersebut.

Karya seni Pirografi karya warga binaan Rutan Tanah Grogot memang memiliki eksistensi tersendiri bagi penikmatnya karena berbeda dari lukisan lainnya. Membuat pirografi memiliki tingkat kesukaran dan ketelitian yang tinggi

“Saya sangat terkesan dengan karya mereka (WBP), sangat baik ya saya pikir dan hasilnya pun berkualitas baik,”

Ketua KONI Kalimantan Timur Rusdiansyah Aras , Minggu (9/7/2023)

Terpisah, Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad juga mengatakan program pembinaan di Rutan Tanah Grogot selalu mendapatkan dukungan,  atensi dan apresiasi yang positif di masyarakat.

“Terimakasih kami ucapkan khususnya kedapa Ketua KONI Bapak Rusdiansyah yang sudah mempercayakan produk unggulan Rutan Tanah Grogot,  saya berani jamin semua produk yang kita hasilkan kualitasnya semuanya terbaik,” tutur Bayu.

Menurut Bayu, hal tu dimaksudkan untuk mengubah pandangannya bahwasanya tidak semua yang masuk kedalam Lapas dan Rutan itu negatif. Untuk itu pelayanan dan pembinaan di Rutan Tanah Grogot selalu menjadi prioritas untuk kenyamanan masyarakat.

“Tak henti-henti nya kita selalu Sampaikan kepada masyarakat bahwasannya mereka (WBP), adalah insan yang sama seperti kita, mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Bayu. (dr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *