
MNEWSKALTIM.COM, PASER – PT Borneo Indah Marjaya (BIM) & PT Palma Plantasindo (PPS) terus memperkuat aspek keberlanjutan dengan Astra Agro Sustainability Aspirations. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan perkebunan kelapa sawit terhadap penerapan prinsip sustainability (keberlanjutan).
“Melalui Astra Agro Sustainability Aspirations 2030 sebagai upaya untuk menjaga lingkungan dan menciptakan perusahaan yang bermanfaat bagi bangsa”
Community Development Officer PT BIM-PPS, Sujito di acara Silaturahmi Ramadan Bersama Media di Kabupaten Paser (19/3/2024)
Menurut Sujito, keberlanjutan merupakan komitmen penting yang harus diimplementasikan agar perusahaan mampu menjawab tantangan bisnis dalam jangka panjang.
PT BIM-PPS mengimplementasikan program tersebut melalui Triple-P Roadmap strategy yang mencakup Portfolio, People, dan Public Contribution Roadmap.
Asisten CSR Zakaria, mengatakan komitmen Public Contribution Roadmap, PT BIM-PPS menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) yang terdiri dari 4 pilar, yaitu kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Ditambahkannya prinsip-prinsip keberlanjutan sudah lama dijalankan di PT BIM-PPS. Program-program tersebut dijalankan melalui kegiatan dengan tema-tema; Astra Kreatif (bidang pengembangan ekonomi masyarakat), Astra Sehat (bidang pengembangan kesehatan masyarakat), Astra Cerdas (bidang pengembangan pendidikan masyarakat), dan Astra Hijau (bidang pengembangan lingkungan).
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Dalam program kesehatan yaitu Pemberian Makan Tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan, repitalisasi posyandu, honor kader posyandu, dan peningkatan kompetensi kader. Program pendidikan yaitu beasiswa prestasi, magang Guru, PKL siswa SMK, program SMK Bisa/Link and Match, pelatihan Guru dan komite sekolah, bantuan insentif Guru, bantuan transport anak masyarakat (angkutan bus), dan bantuan fasilitas sekolah.
Sedangkan program ekonomi yaitu supplier lokal, kontraktor lokal, dan pengembangan UKM olahan makanan ringan. Dan program lingkungan yaitu pengembangan KBA Proklim, pembinaan bank sampah, 5 Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), dan bantuan fasilitas pemadam api.
“Tidak semata berbisnis, kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar serta semangat berkontribusi menjadi komitmen perusahaan,” ucap Zakaria. (*/dr)






