
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Sebanyak 8 orang warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot mendapat remisi RK II atau yang langsung bebas, saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Rabu (10/4/2024).
Adapun 4 orang warga binaan yang mendapatkan pemotongan masa tahanan
besaran masing-masing 15 hari dan 4 orang sebanyak 1 bulan.
Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad mengatakan sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI sebanyak 483 warga binaan Rutan Tanah Grogot yang menerima remisi.
“Dari keseluruhan, sebanyak 268 WBP yang mendapatkan remisi berdomisili Paser, 215 orang sisanya merupakan warga Penajam Paser Utara,”
Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad
Bayu menjelaskan pemberian remisi Hari Raya Idul Fitri kepada Ratusan warga binaan tersebut diberikan secara resmi kepada para warga binaan yang berkelakuan baik dan telah memenuhi sejumlah syarat.
“Syarat itu salah satunya berkelakuan baik, telah menjalani pidana selama 6 bulan, sudah berstatus narapidana dan mengikuti program kegiatan seperti itu tolak ukurnya,” jelas Bayu.
Ditambahkan, dari catatan Rutan Tanah Grogot warga binaan yang menerima remisi khusus Idulfitri tahun ini masih di dominasi tahanan dengan kasus narkoba.
“Jika dilihat, kasus narkoba masih mendominasi tindak pidana yang terjadi di Rutan Grogot,” terang Bayu.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Kepala Rutan Georgia (Grogot Ceria) tagline untuk Rutan Tanah Grogot itu berpesan agar seluruh warga binaa untuk mengambil hikmah dari Ramadan tahun ini dan memberikan dampak kepada masyarakat.
“Semoga Ramadan tahun ini agar kita lebih berdampak, bagi diri sendiri, bagi lingkungan dan bagi masyarakat, tentunya saya doakan semoga kalian semua dapat segera bebas kembali bertemu keluarga,” kaya Bayu. (dr)






