Beranda / MNews Paser / Jaga Kelestarian Lingkungan, Budaya Nutu Ponta Lepas Ratusan Biuku

Jaga Kelestarian Lingkungan, Budaya Nutu Ponta Lepas Ratusan Biuku

M-NEWS.ID, PASER BELENGKONG – Sekitar 300 ekor hewan endemik khas Paser kura-kura air payau Biuku atau bernama Tuntong Sungai dengan nama ilmiah Batagur affinis dilepas ke Sungai Kandilo dalam rangkaian kegiatan tahunan budaya rakyat Nutu Ponta, Minggu (3/11/2019).

Kegiatan yang diprakarsai oleh masyarakat Desa Damit Kecamatan Paser Belengkong bersama Kelompok Masyarakat Paser Pantai Biuku merupakan upaya menjaga dan melestarian lingkungan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya saat turut serta dalam pelepasan Biuku mengapresiasi kegiatan penangkaran Biuku di Desa Damit.

“Kita tau kalau Biuku ini sudah sangat langka, dan dengan upaya yang telah dilakukan kelompok masyarakat di Damit ini dapat membuat kelangsungan Biuku bisa terjaga,” kata Katsul Wijaya.

Kegiatan tahunan Budaya rakyat Nutu Ponta ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintahan daerah untuk dilestarikan tahun-tahun selanjutnya.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya menumbuh kembangkan budaya daerah, ucapnya.

Dia juga menyambut baik kegiatan ini ditetapkan menjadi agenda wisata tahunan Kabupaten Paser.

“Kita akan koordinasikan dengan OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Lingkungan Hidup agar kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan Kabupaten Paser,” tuturnya.

Untuk diketahui, Nutu Ponta adalah kegiatan budaya tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 November 2019 di Desa Damit, Kecamatan Paser Belengkong dan kegiatan ini telah di laksanakan sejak tahun 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya, para tokoh adat, tokoh masyarakat dan perwakilan OPD serta masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan Nutu Ponta meliputi Ngani Pare Purut Burok (Penen padi ketan muda), Mutu Pare (Numbuk padi), bakar lemang, bekuntau, beronggeng, makan Ponta bersama serta pelepasan hewan endemik Paser “Biuku” ke sungai Kandilo. (rih)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *