Beranda / MNews Paser / Dampak BBM Naik Mulai Terasa, ASN Diminta Lebih Bijak Kelola Pengeluaran

Dampak BBM Naik Mulai Terasa, ASN Diminta Lebih Bijak Kelola Pengeluaran

MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Paser, Paulus Margita, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Setda agar bersikap bijak dalam menghadapi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang turut memicu lonjakan harga kebutuhan pokok.

Pesan tersebut disampaikan Paulus saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser, beberapa waktu lalu. Ia menilai, kondisi ekonomi global saat ini menuntut kesiapan dan kecermatan dalam mengelola keuangan pribadi.

Menurutnya, kenaikan harga BBM, khususnya jenis Pertamax Turbo dan Dexlite, merupakan dampak dari dinamika global yang tidak dapat dihindari oleh pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Situasi ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia, sehingga berimbas pada harga energi yang kemudian memengaruhi harga barang kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Paulus mengungkapkan, dampak tersebut sudah mulai dirasakan pada sejumlah komoditas. Salah satunya adalah gas elpiji 3 kilogram yang di tingkat eceran kerap mengalami lonjakan harga, bahkan sempat menyentuh angka Rp60 ribu saat momen Idulfitri.

Selain itu, harga minyak goreng di pasaran juga disebut mengalami fluktuasi dan terkadang sulit diperoleh, sehingga menambah tekanan bagi masyarakat.

Kenaikan BBM ini juga berdampak pada operasional pemerintah daerah, mengingat sebagian kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Paser masih menggunakan jenis BBM non-subsidi tersebut.

Paulus menambahkan, kondisi serupa pernah terjadi sebelumnya, seperti saat konflik Rusia–Ukraina yang turut memicu kenaikan harga gandum, mengingat Indonesia masih bergantung pada impor komoditas tersebut.

Menghadapi situasi ini, ia mengajak ASN untuk mulai menyiapkan langkah jangka panjang, termasuk mengelola keuangan dengan lebih bijak dan mempertimbangkan investasi sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Perlu ada kesiapan menghadapi dinamika global ke depan. Dengan perencanaan keuangan yang baik, kita bisa lebih siap dan tetap sejahtera hingga masa purna tugas,” tutupnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *