MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim merilis di Kalimantan Timur terdapat 11 laporan kasus terkait Covid-19 dengan rincian 8 kasus dalam pengawasan, 2 kasus dalam pemantauan dan 1 discharded.
Dari seluruh laporan tersebut, hingga Selasa (3/3/2020) belum ada satu pun pasien suspect (terduga) virus corona di Kaltim yang dinyatakan positif terinfeksi. “Untuk Kalimantan Timur, hingga saat ini belum ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19,” kata Kepala Dinkes Kaltim Andi M Ishak.
Dinkes Kaltim menyebutkan keterangan sekaligus untuk mengklarifikasi kabar yang beredar luas di media sosial maupun media perpesanan soal adanya kasus pasien positif virus corona di Kalimantan Timur.
“Dari sebelas kasus yang dilaporkan, baik suspect pemantauan maupun pengawasan, hingga saat ini belum ada satu pun yang terkonfirmasi sebagai corona. Gejalanya seperti corona, tapi sesungguhnya itu gejala penyakit biasa,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu 5 konfirmasi hasil laboratorium dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta.
“Enam hasil lab yang sudah kami terima, semuanya negatif. Jadi tidak benar kalau dikatakan sudah ada korban corona di Kaltim. Masih tersisa 5 yakni 4 dari Balikpapan dan 1 dari Berau,” ungkapnya.
Walaupun belum ada satu pasien pun terkonfirmasi positif virus corona, Dinkes Kaltim dan Kabupaten/Kota terus melakukan kewaspadaan. Saat ini pihaknya telah menyiapkan empat rumah sakit rujukan.
“Keempat rumah sakit itu yakni RSUD AW Syahranie Samarinda, RSUD Kanudjoso Balikpapan, Rumah Sakit Panglima Sebaya Paser dan RSUD Kota Bontang,” ucapnya. (*)






