MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak memastikan penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 bertambah 2 orang. Namun demikian tidak ada penambahan kasus positif di Kaltim.
Penambahan pasien PDP pada 13 April 2020 ini berasal dari Klaster Gowa di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan hasil rapid test pertama negatif dan pada test kedua menunjukkan hasil positif.
“Pasien seluruhnya laki-laki berumur 46 dan 37 Tahun. Keluhan mereka demam batuk dan pilek ,” kata Andi, Senin (13/4/2020).
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Penambahan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kaltim mengalami kenaikan sebanyak 44 orang, dengan total ODP sebanyak 5424 kasus.
“Hingga hari ini yang sudah selesai pemantauan totalnya 3879 kasus. Masih menyisakan 1545 kasus,” ungkapnya.
Andi menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran di Kabupaten/Kota terus mentracing orang-orang yang diduga pernah riwayat kontak dengan kasus positif di Kaltim. (*)






