MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak memastikan penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 bertambah 2 orang. Namun demikian tidak ada penambahan kasus positif di Kaltim.
Penambahan pasien PDP pada 13 April 2020 ini berasal dari Klaster Gowa di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan hasil rapid test pertama negatif dan pada test kedua menunjukkan hasil positif.
“Pasien seluruhnya laki-laki berumur 46 dan 37 Tahun. Keluhan mereka demam batuk dan pilek ,” kata Andi, Senin (13/4/2020).
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Penambahan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kaltim mengalami kenaikan sebanyak 44 orang, dengan total ODP sebanyak 5424 kasus.
“Hingga hari ini yang sudah selesai pemantauan totalnya 3879 kasus. Masih menyisakan 1545 kasus,” ungkapnya.
Andi menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran di Kabupaten/Kota terus mentracing orang-orang yang diduga pernah riwayat kontak dengan kasus positif di Kaltim. (*)






