
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser mencatatkan penambahan dua kasus pasien positif Corona, Senin (29/6/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten, Amir Faisol mengatakan penambahan kasus positif setelah pihaknya menerima hasil Laboratorium Kesehatan Daerah Kaltim di Samarinda.
“Dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Paser berdasarkan hasil swab yang telah keluar, Minggu (28/6/2020) dengan kode PSR 28 dan PSR 29,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten, Amir Faisol
Amir menambahkan, PSR 28 merupakan seorang laki-laki berusia 52 tahun warga Kecamatan Batu Sopang dengan deteksi awal memiliki hasil rapid test reaktif.
“PSR 28 telah menjalani perawatan di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot sejak tanggal 22 Juni 2020 berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” tambahnya.
Sedangkan PSR 29 adalah seorang laki-laki berusia 34 tahun merupakan warga Kecamatan Paser Belengkong yang berencana hendak pergi ke luar Provinsi Kalimantan Timur.
Diketahui PSR 29 sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan hasil rapid test reaktif saat ke Puskesmas dan hasil swab tes juga menunjukkan hasil positif.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
“Saat ini kondisi PSR 29 stabil dan telah dirawat karantina khusus eks RSUD Panglima Sebaya,” jelasnya.
Dengan penambahan dua orang terkonfirmasi positif Covid-19, maka total kasus positif di Kabupaten Paser mencapai 29 pasien dengan 22 pasien dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal dunia.
Lebih rinci Amir menjelaskan, saat ini sebanyak satu orang di rawat di ruang isolasi Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), satu orang di RSUD Panglima Sebaya dan empat orang diruang perawatan karantina khusus.
“PSR 27 dirawat di Balikpapan, lalu PSR 28 dirawat di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya Kemudian PSR 24, 25, 26 dan PSR 29 menjalani perawatan di karantina khusus eks RSUD Panglima Sebaya,” pungkasnya. (adv/dkisp)






