
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kepengurusan perdana Pemuda Relawan Indonesia atau PRI Kabupaten Paser periode 2020-2023 yang fokus pada penanggulangan bencana dan kegiatan sosial
secara resmi terbentuk, Kamis (8/10/2020)
Dilantik pula Ketua PRI Kabupaten Paser Dedy Darmawan oleh Sekretaris PRI Kaltim, Andri Saputra, yang turut disaksikan Kabid Pengembangan Pemuda Disporapar Kaltim, Hardiana dan Kepala Disporapar Paser, Yusuf Sumako di Kantor Disporapar Kabupaten Paser.
Ketua PRI Kabupaten Paser Dedy Darmawan mengatakan PRI sebagai organisasi kepemudaan di bawah naungan Kemenpora bersifat kerelawanan dan kesukarelaan.
Dia menjelaskan, keberadaan PRI yang terbentuk berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga di setiap kabupaten/kota dapat mewadahi para relawan dalam membantu pemerintah.
“Dengan terbentuknya wadah bagi para relawan ini, dapat membantu pemerintah dalam menangani penanggulangan bencana dan sosial di Paser,”
Ketua PRI Kabupaten Paser, Dedy Darmawan
Menurut Dedy, peran PRI juga meluas dalam pengembangan potensi anak dan perempuan serta lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
“Disisi lain tugas kami juga membantu dalam bidang kesehatan dan mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Diaporapar Kabupaten Paser, Yusuf Sumako berharap pengurus yang baru dilantik mampu mengemban amanah yang diberikan dan mengedepankan nilai nilai moral.
“Saya melihat keterlibatan relawan ini sangat dibutuhkan serta harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” kata Yusuf Sumako.
Baca Juga :
- Ratusan Jamaah Haji Asal Paser Mulai Diberangkatkan, Momen Haru Iringi Pelepasan
- Peringati Hari Bumi, SMPN 5 Tanah Grogot Ajak Siswa Aksi Nyata Jaga Lingkungan
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
- Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Beri Insentif PPN untuk Kelas Ekonomi
- Bangunan Tanpa Izin Jadi Sorotan, Pemkab Paser Perkuat Pengawasan
Yusuf yang juga diangkat sebagai Dewan Penasehat PRI Paser mengungkapkan, kedepan pihaknya akan memfasilitasi PRI dengan seluruh stakeholder guna menunjang upaya pemberdayaan masyarakat.
“Untuk menjalin kerjasama kerelawanan, akan ada MoU antara PRI dengan Dinas terkait seperti Dinsos dan BPBD,” ucapnya.
Untuk diketahui, pembentukan kepengurusan para relawan ini ditujukan, agar berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sesuai keahlian masing-masing dibidang pengembangan pemuda, penanggulangan bencana dan penyalahgunaan narkoba. (drn)






