
MNEWSKALTIM.COM, PASER – DPRD Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD teknis dan Lembaga Pertahanan Adat Paser (LPAP) di Ruang Bapekat, Senin (17/7/2023).
Rapat dihadiri Komisi Gabungan DPRD Paser seperti Abdul Azis, Lamaludin, Budi Santoso, Rahmadi dan Basri M serta Sekretaris DPRD Paser Zulkarnain.
Dalam RDP itu, masyarakat mempertanyakan kelanjutan pembangunan sekolah oleh Pemkab Paser yang belum juga rampung sejak 2013 lalu.
Perwakilan LPAP, Arbani, mengatakan masyarakat Kecamatan Long Kali membutuhkan ketersediaan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMK.
Saat hanya terdapat satu sekolah yakni SMK Al Ikhlas yang dikelola secara swasta. Menurutnya harus ada sekolah kejuruan yang mampu mempersiapkan SDM yang handal untuk Kabupaten Paser.
“Harapan LPAP ingin bangunan SMK ini dilanjutkan pembanguannya,” kata Arbani.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Paser Abdul Aziz menegaskan pihaknya sangat mendukung kelanjutan pembangunan SMK di Long Kali.
“Pemerintah daerah sesegera mungkin menghibahkan aset tersebut ke Pemerintah Provinsi Kaltim supaya dapat dilanjutkan pembangunannya,” kata Abdul Aziz.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Azis juga mengapresiasi LPAP yang ikut serta membantu DPRD Paser dalam melakukan pengawasan kinerja dari Pemerintah daerah. Lebih lanjut, menyikapi pembangunan SMK menurutnya sudah mendapatkan lampu hijau dari Disdik provinsi.
“Terima kasih kepada Wakil Dinas Pendidikan cabang provinsi, beliau sudah menyatakan siap menindaklanjuti jika sudah mendapat limpahan dari Pemerintah Daerah kabupaten Paser,” kata Azis. (adv)






