
MNEWSKALTIM.COM, PASER – DPRD Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD teknis dan Lembaga Pertahanan Adat Paser (LPAP) di Ruang Bapekat, Senin (17/7/2023).
Rapat dihadiri Komisi Gabungan DPRD Paser seperti Abdul Azis, Lamaludin, Budi Santoso, Rahmadi dan Basri M serta Sekretaris DPRD Paser Zulkarnain.
Dalam RDP itu, masyarakat mempertanyakan kelanjutan pembangunan sekolah oleh Pemkab Paser yang belum juga rampung sejak 2013 lalu.
Perwakilan LPAP, Arbani, mengatakan masyarakat Kecamatan Long Kali membutuhkan ketersediaan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMK.
Saat hanya terdapat satu sekolah yakni SMK Al Ikhlas yang dikelola secara swasta. Menurutnya harus ada sekolah kejuruan yang mampu mempersiapkan SDM yang handal untuk Kabupaten Paser.
“Harapan LPAP ingin bangunan SMK ini dilanjutkan pembanguannya,” kata Arbani.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Paser Abdul Aziz menegaskan pihaknya sangat mendukung kelanjutan pembangunan SMK di Long Kali.
“Pemerintah daerah sesegera mungkin menghibahkan aset tersebut ke Pemerintah Provinsi Kaltim supaya dapat dilanjutkan pembangunannya,” kata Abdul Aziz.
Baca Juga :
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
- Perbaikan Infrastruktur Jalan di Paser Ditargetkan Tuntas Bertahap
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
Azis juga mengapresiasi LPAP yang ikut serta membantu DPRD Paser dalam melakukan pengawasan kinerja dari Pemerintah daerah. Lebih lanjut, menyikapi pembangunan SMK menurutnya sudah mendapatkan lampu hijau dari Disdik provinsi.
“Terima kasih kepada Wakil Dinas Pendidikan cabang provinsi, beliau sudah menyatakan siap menindaklanjuti jika sudah mendapat limpahan dari Pemerintah Daerah kabupaten Paser,” kata Azis. (adv)






