
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Keberangkatan 245 calon haji (calhaj) asal Kabupaten Paser masih menanti kepastian Pemerintah Arab Saudi. Hal ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir melanda dunia.
“Untuk jamaah calon haji tahun ini masih belum ada kepastian, menunggu keputusan Arab Saudi,”
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser Abdul Khaliq
Khaliq menambahkan, saat ini pemerintah sedang merencanakan tiga skema terkait langkah yang akan diambil dalam proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Langkah yang diambil seperti pemberangkatkan seluruh jamaah, membagi dalam dua kloter, atau mengambil langkah tidak sama sekali memberangkatkan jamaah,” ucapnya.
Melalui Direktorat Jenderal Keberangkatan Haji dan Umroh RI, menurutnya sudah melaksanakan beberapa kali koordinasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi mengenai persiapan pemberangkatan haji.
“Mudah-mudahan akhir Maret ini sudah ada keputusan mengenai keberangkatan jamaah calon haji,” tuturnya.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Sementara Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Paser Abdurrahman menyebut tahun ini direncanakan Kabupaten Paser akan mengirim sekitar 243 orang jamaah calon haji.
“Kuotanya hajinya ada 243 orang, dan ditambah petugas pendamping haji daerah dua orang, jadi total keseluruhan 245 orang jamaah,” kata Abdurrahman.
Abdurrahman menjelaskan, kelengkapan dokumen jamaah calon haji Paser tahun 2021 telah rampung. Termasuk pada ahun 2020 lalu, jamaah calon haji Kabupaten Paser sudah menjalani vaksin meningitis.
Dia juga mengingatkan, pada situasi saat ini pelaksanaan ibadah haji tahun ini agak sedikit berbeda, karena harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Calon jamaah haji akan menjalani vaksinasi Covid-19. Saat ini sudah ada 52 jamaah calon haji lansia yang vaksinasi dan bagi non lansia nanti akan divaksinasi pada April 2021,” kata Abdurrahman.






