
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 38 tim yang terdiri dari 19 klub Usia 11 dan 19 klub usia 13 tahun mengikuti turnamen sepak bola piala Bupati Paser di stadion Sadurengas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Kastul Wijaya membuka turnamen sepak bola piala Bupati Paser Usia 11 dan usia 13 Tahun di stadion Sadurengas, Sabtu (18/9/2021)
Turut hadir dalam pembukaan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser M Muksin, Ketua Komisi III DPRD Paser Edwin Santoso.
Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya yang membuka turnamen mewakili Bupati Paser mengatakan turnamen ini digelar untuk menjadi wadah bagi anak usia dini dalam menyalurkan bakat sepak bola.
“Ini momentum bagi anak- anak usia dini untuk menyalurkan bakat yang mereka miliki dalam sebuah turnamen,”
Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya
Walaupun dalam masa pandemi dengan pembatasan, lanjutnya, Dia optimis para pemain bisa menunjukkan penampilan terbaiknya dalam bertanding.
“Paea pemain muda ini tetap harus menampilkan bakat dan skip yang dimiliki ketika bertanding,” ucapnya.
Katsul mengharapkan turnamen ini akan ada pemain-pemain masa depan Kabupaten paser yang dapat membawa nama Kabupaten Paser untuk olahraga sepak bola.
“Ini menjadi jenjang awal bagi mereka maka saya harapkan dari sini mereka akan berperstasi pada masa mendatang,” ujar Katsul.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata M. Muksin mengatakan turnamen diselenggarakan untuk membangkitkan semangat pembinaan sepakbola di usia dini yang tertunda karena pandemi Covid-19.
“Ini adalah langkah awal di masa pandemi untuk mencari bibit pemain yang potensial untuk dipersiapkan pada kompetisi-kompetisi pada level provinsi maupun nasional,” ucapnya.
Muksin juga menyebut, antusiasme mengikuti perhelatan cukup tinggi, ini terbukti ada 38 klub yang berasal dari kabupaten kota di Kaltim dan Kalsel.
“Ada tim yang berasal dari Kabupaten penajam Paser Utara Bontang Balikpapan Samarinda Berau dan dari Tabalong Kalsel,” kata Muksin. (rih)






