
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Polres Paser menggelar Operasi Patuh Mahakam selama 14 hari mulai 20 September 2021 hingga 3 Oktober 2021 untuk menurunkan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Paser.
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto memimpin upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam tahun 2021 di halaman Mapolres Paser, Senin (20/9/2021) yang ditandai penyematan pita kepada petugas.
Eko Susanto mengatakan gelar pasukan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung untuk mensukseskan Operasi Patuh Mahakam.
“Kita berharap operasi patuh ini bisa berjalan dengan optimal sesuai tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan,”
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto
Eko juga membeberkan, dari perbandingan data Operasi Patuh dari tahun 2019 dan 2020 menunjukkan penurunan jumlah pelanggaran hingga 92 persen dari 14.778 kasus menjadi 1.880 kasus.
“Tetapi jangan terkena, karena angka kasus yang turun bukan berarti pelanggaran tidak ada lagi. Tetapi karena wabah Covid-19, sehingga mobilitas dan aktivitas masyarakat menurun,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Eko, pelanggaran lalulintas menggunakan tilang juga sangat dikurangi atau bahkan ditiadakan selama pandemi Covid-19.
Dari catatan kepolisian, juga menunjukkan teguran tertulis yang dikeluarkan pada tahun 2019 sejumlah 7.506 pelanggaran dan tahun 2020 sejumlah 9.901 pelanggaran atau naik 32 persen. Dan untuk lakalantas mengalami kenaikan 10 kasus atau naik 333 persen.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
“Berdasarkan data kenaikan laka lantas ini harus menjadi keprihatinan agar kedepan bisa dikurangi dan setiap kecelakaan pasti diawali dari pelanggaran,” terangnya.
Dia juga mengingatkan agar seluruh pengguna jalan agar selalu tertib dan taat berlalu lintas demi keselamatan bersama, termasuk patuh dalam pelaksanaan protokol kesehatan.
“Bila semua pengguna jalan taat dalam berkendara dan prokes, maka bisa dipastikan kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi dan penyebaran Covid-19 todapat dihindari atau berkurang secara signifikan, ,” kata Eko. (rih)






