Beranda / MNews Paser / Bantuan IDI Paser Berhasil Tembus Wilayah Terisolir Banjir Long Kali

Bantuan IDI Paser Berhasil Tembus Wilayah Terisolir Banjir Long Kali

MNEWSKALTIM.COM, LONG KALi – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paser menyalurkan bantuan kedaerah yang terisolir akibat bencana banjir yang menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kamis (7/10/2021).

Sejumlah daerah terisolir di Kecamatan Long Kali yang diberikan bantuan yakni wilayah Desa Mendik, Muara Pias, Munggu dan Muara Toyu.

Ketua IDI Paser dr Ahmad Hadiwijaya mengatakan kondisi akses jalan yang terputus, membuat rombongan IDI Paser berkoordinasi pemerintah Desa setempat melewati jalur tidak lazim.

Jalur dimaksud tersebut adalah melewati Desa Putang yang menuju wilayah terisolir ditempuh selama 2 jam dengan medan yang berat.

“Alhamdulillah kami dapat sampai di Desa Mendik, Muara Pias, Munggu dan menyampaikan bantuan. Pengobatan sempat dilakukan pada warga yang sedang sakit di Desa Munggu,”

Ketua IDI Paser dr Ahmad Hadiwijaya

Sedangkan untuk Desa Muara Toyu, sambungnya, masih sulit di akses karena terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa sehingga kendaraan tidak bisa sampai ke wilayah tersebut.

Dari pantauan IDI Paser, kata Hadi, terlihat hampir semua wilayah masih terendam banjir walaupun dari keterangan warga mulai surut dibanding hari sebelumnya, tapi warga masih waspada karena air bisa meluap setiap saat.

“Warga terlihat bersama- sama membuat dapur untuk memenuhi kebutuhan makan warga sekitar,” ucapnya.

Hadi menyebut, bantuan IDI Paser ini berasal dari donasi anggota IDI, RSUD panglima Sebaya, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Paser, donasi Bank Katimtara Paser, dan warga kab.Paser yang menitipkan donasinya ke IDI Paser.

“Terima kasih atas semua donasinya dan semoga dapat meringankan penderitaan warga yang sementara dalam bencana banjir,” terangnya.

Baca Juga :

IDI Paser juga akan kembali mengunjungi wilayah yang terdampak banjir kembali untuk melakukan penanganan kesehatan bagi masyarakat pasca banjir.

“Setelah akses mulai terbuka, kami akan melakukan pelayanan kesehatan dimana setelah banjir masyarakat berpotensi terjangkit penyakit seperti diare, pneumonia dan gatal-gatal,” ungkap Hadi.

Hadi menambahkan, IDI Paser masih membuka layanan berupa penggalangan donasi untuk membantu masyarakat setempat yang menjadi korban banjir melalui rekening Bank Kaltimtara IDI Cabang Paser 0022190041.

“Donasi IDI Paser masih kami buka, kami berharap ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” kata Hadi. (rih)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *