
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser yang juga Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf mengingatkan kalangan mahasiswa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Mahasiswa harus mengetahui bahaya narkoba sebagai upaya pencegahan peredarannya di perguruan tinggi,”
Ketua BNK Paser Syarifah Masitah Assegaf, Selasa (26/10/2021)
Menurut Masitah, generasi muda seperti kalangam mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang rentan terjebak dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan penyalahgunaan narkoba, termasuk dengan menggelar sosialisasi pencegahan narkoba bagi mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda Kampus Paser.
“Selalu jauhi narkoba karena bisa merusak diri dan lingkungan, terlebih mahasiswa adalah generasi penerus bangsa,” pesannya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dalam kegiatan sosialisasi, BNK Paser memghadirkan dua narasumber yaitu dr. Asnurathab Chairiri dan Irma Ady Armani. Keduanya memaparkan tentang upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba
“Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, narkoba ini jenis obat-obatan dilarang,” kata dr. Asnurathab Chairiri.
Sementara, Irma Ady Armani menambahkan, untuk menimbulkan efek jera, para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat diancam hukuman berat.
‘Ada pidana penjara dua puluh tahun, pidana penjara seumur hidup, maupun pidana mati,” jelasnya.
Dia juga mengungkapkan, untuk memerangi peredaran narkoba diperlukan sinergi pemberantasan dari semua pihak, termasuk peran dari mahasiswa.(*/rih)






