
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Paser menggelar Malam Penganugerahan Guru Berprestasi dan Berdedikasi 2021 pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-76 PGRI, Minggu (28/11/2021) malam.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Awa Mangku Ruku, Bupati Paser dr Fahmi Fadli didampingi Wabup Syarifah Masitah dan Plt Disdikbud Paser Murhariyanto menyerahkan penghargaan bagi 100 guru yang memiliki dedikasi dan pengabdian tinggi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa.
Adapun ke 100 guru tersebut berasal dari Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 20 orang, Paser Belengkong sebanyak 10 orang, Batu Engau sebanyak 8 orang, Tanjung Harapan sebanyak 8 orang.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Kemudian Kecamatan Kuaro sebanyak 10 orang, Batu Sopang sebanyak 10 orang, Muara Komam sebanyak 6 orang, Muara Samu sebanyak 6 orang, Long Ikis sebanyak 12 orang dan Long Kali sebanyak 10 orang.
Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya menyampaikan proses membangun karakter kebangsaan diawali diberbagai jenjang pendidikan formal di sekolah dengan adanya contoh dan teladan dari para guru.
“Tidak dapat dipungkiri bahwa sentuhan para guru dalam membimbing dan membina tunas-tunas bangsa menjadi modal merawat dan menjaga kejayaan bangsa di masa yang akan datang,”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli
Bupati menambahkan, guru memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga.
“Selain itu, guru dan tenaga kependidikan juga dihadapkan untuk mampu mengelola kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan semangat merdeka belajar terutama di situasi Pandemi sekarang ini,” ucapnya.
Sementara, Ketua Panitia yang juga Ketua PGRI Paser, Yunus Syam mengatakan ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian dalam penghargaan guru berpretasi, diantaranya masa kerja hingga daerah terpencil.
“Tetapi saya yakin diluar 100 orang yang menerima penghargaan, masih banyak lagi guru diluar sana yang juga sama berprestasinya,” ucapnya.

Selain penyerahan penghargaan bagi guru berprestasi, lanjut Yunus, kegiatan malam penganugerahan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Sekolah Sehat, FLS2N tingkat SLTA se Kalimantan Timur.
“Adapula penyerahan sertifikat akreditasi bagi perpustakaan sekolah dan penerimaan beasiswa Kaltim Tuntas 2021,” kata Yunus. (rh)






