
TANA PASER (M-News.id) – Musrenbang tingkat kecamatan Kabupaten Paser putaran terakhir berlangsung di Kecamatan Tanah Grogot, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Paser, Selasa (21/2/2017).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Paser ini juga dihadiri Wakil Bupati Paser Mardikansyah, anggota DPRD Provinsi Kaltim Azhar Baharudin, Ketua Bappeda I Gusti Putu Suantara, Kepala Desa dan Lurah, Muspika serta Kepala SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Paser.
Camat Tanah Grogot Sukmawati mengatakan pelaksanaan musrenbang sangat penting untuk mengukur melihat tingkat kebutuhan masyarakat yang mejadi prioritas di Kecamatan Tanah Grogot. Dengan luas wilayah 33,58 km² dan jumlah penduduk 83.190 jiwa sangat memungkinkan Kecamatan Tanah Grogot menggali semua potensi yang dimiliki.
“Potensi sektor pertanian dengan komoditas padi, sayur, buah-buahan dan palawija bisa dikembangkan di Desa Padang Pengrapat, Sungai Tuak, Sempulang, Pepara dan disektor perikanan, potensi seperti tambak maupun hasil laut bisa terus digali di 3 desa pesisir seperti desa Muara Pasir, Sungai Langir dan Perepat” ujar Sukmawati.
Program yang diusulkan tahun 2017, menurut Camat Tanah Grogot Sukmawati, disesuaikan karakteristik wilayahnya dan ada sekitar 43 usulan yang diajukan oleh para Kepala Desa (Kades) dan Lurah dengan total usulan anggaran Rp 96.834.000.000.
“Usulan yang diajukan Kades dan Lurah diantaranya perbaikan gang, jalan dan drainase, lalu pengadaan kapal dan air bersih serta pengadaan gedung serbaguna.”, ungkap Sukmawati
Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan keadaan defisit seperti saat ini, tentunya tidak semua harapan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Melalui forum musrenbang ini, Dia ingin pelaku pembangunan di kecamatan bisa bersinergi sehingga prioritas pembangunan dan sinkronisasi agenda ditiap tingkatan dengan memanfaatkan sumber dana APBD Kabupaten, Provinsi dan APBN dapat terwujudnya .
“Karena kondisi keuangan dengan krisis multi dimensi ini menyebabkan kualitas kesejahteraan masyarakat yang belum optimal, saya juga berharap agar camat bisa benar-benar memetakan kebutuhan di kecamatan terutama terkait dengan pelayanan dasar” kata Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan saat ini pemerintah daerah sedang mempersiapkan target-target pembangunan baik di infrastruktur, pendidikan serta kesehatan.
“Dengan target peningkatan pendapatan asli daerah menjadi 106 Miliar dan APBD 1,7 Triliun, alokasi pendidikan, kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan bisa meningkat, serta presentasi penduduk miskin menjadi turun,” ujar Bupati.
Bupati juga mengharapkan semua harus bekerja keras dan Camat juga diingatkan agar cepat tanggap dengan situasi di wilayahnya, meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang bisa menggangu stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya dan harus siap siaga dalam menghadapi bencana alam.
” Saya ingin semua bisa di tangani dengan baik bila ada gangguan kamtibmas dan bencana alam, semua harus saling mendukung dan berkoordinasi” imbuh Bupati.(rih)






