Beranda / Pemkab Paser / Puluhan Warga Lokal Ikuti Pelatihan Kerja PT BUMA di Bogor

Puluhan Warga Lokal Ikuti Pelatihan Kerja PT BUMA di Bogor

M-NEWS.ID, TANA PASER – Sebanyak 50 putra daerah atau warga lokal Kabupaten Paser mengikuti pelatihan ketenagakerjaan dari PT BUMA selama beberapa hari di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kemarin, Senin (25/06/2018), mereka dilepas langsung oleh Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi di Kyriad Sadurengas Hotels.

Dalam sambutannya, Bupati Yusriansyah mengapresiasi pihak perusahaan yang telah mengakomodir calon tenaga kerja lokal. Dan yang mengejutkan dirinya, pelatihan dilakukan layaknya militer.

“Saya terkejut, karena mereka diberlakukan pendidikan militer. Sudah digunduli, nanti di bogor pendidikannya militer juga. Ya saya apresiasi sekali,” ungkapnya.

Menurut Bupati Yusriansyah, perusahaan yang mengakomodir warga lokal sesuai dengan harapan warga dan pemerintah daerah (pemda).

“Ini betul betul diharapkan, apalagi mengakomodir warga lokal. Dengan pola pendidikan yang serius itu, calon tenaga kerja dapat berdisiplin dalam bekerja di perusahaan,” ucapnya.

Oleh karenanya, Yusriansyah berharap kepada perusahaan lainnya yang beroperasi di Kabupaten Paser, agar melakukan hal yang sama seperti dilakukan PT BUMA. Yakni, lebih mengedepankan warga lokal dalam mencari tenaga kerja.

“Saya harapkan perusahaan lain juga demikian, mengutamakan putra daerah, supaya tingkat pengangguran di daerah kita bisa diatasi. Karena sementara ini, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi rendah, ini sangat diharap sekali dalam rangka meningkatkan perekonomian di Paser,” ujarnya.

Senada, Manager PT BUMA Putra mengatakan, kelima puluh calon tenaga kerja tersebut merupakan warga setempat yang berada di desa-desa terdekat dengan wilayah operasi PT BUMA.

“Rata-rata, mereka (peserta pelatihan kerja PT BUMA) berasal dari warga terdekat. Ring 1 istilahnya,” kata Putra.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak perusahaan telah mengumumkan informasi pelatihan tersebut melalui desa-desa setempat. Dimana, prosedur dan persyaratan dilakukan layaknya penerimaan pelatihan calon tenaga kerja.

Dan kelimapuluh peserta untuk mengikuti pelatihan basic operator yang dilaksanakan PT BUMA. Setelah dilatih dan dipastikan matang serta memiliki kemampuan dari hasil pelatihan, mereka akan terjun ke dunia kerja.

Dikatakan, bahwa sekarang yang lebih diutamakan adalah warga terdekat. Apabila kebutuhan tenaga kerja meningkat di waktu lain, bukan tidak mungkin kesempatan pelatihan diberikan kepada warga desa lainnya.

“Sesuai dengan kebutuhan. Sementara ini, kami prioritaskan yang terdekat. Nanti bisa jadi warga dari desa lain bisa mengikuti pelatihan ini,” tandas Putra. (*/dkisp)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *