
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser memastikan dua orang warga Paser terkonfirmasi positif terpapar virus corona atau Covid-19.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Amir Faisol menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers di ruang media Center Covid-19, Sabtu (18/4/2020).
“Kami sampaikan dua orang terkonfirmasi positif virus corona yang selanjutnya kita sebut P1 dan P2, ” kata Amir Faisol.
Dia menyebut kesimpulan itu berdasarkan hasil swab yang telah dikeluarkan pihak Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.
Dua orang yang terjangkit Covid-18 tersebut memiliki riwayat perjalanan yang berbeda-beda.
“Hasil swab terkonfirmasi positif, P1 klaster peserta ijtima gowa yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan sedang dalam karantina khusus,” ucapnya.
“Sedangkan P2 merupakan PDP atau Pasien dengan Pengawasan sejak 6 April dengan riwayat perjalanan dari Balikpapan dan Samarinda,” tuturnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Saat ini kedua warga tersebut telah menjalani perawatan dan pengawasan di dalam ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya yang menjadi rujukan untuk pasien penderita Covid-19.
“Sejak kemarin malam, satu orang karena sebelumnya ODP sudah dinaikan statusnya menjadi PDP dan saat ini di isolasi RSUD Panglima Sebaya,” ucapnya.
Langkah cepat pun telah dilakukan, lanjutnya, Gugus Tugas Covid-19 Paser dengan berupaya mentracing orang yang pernah kontak dengan para kasus positif tersebut.
“Selain itu orang-orang yang terdekat di karantina sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif, dan seluruh ODP juga akan di swab,” ujarnya.
Meski demikian, Amir Faisol mengimbau agar warga tidak panik, tetapi selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19.
“Ikuti anjuran pemerintah, tetap dirumah dan jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Sabtu (18/4/2020) tercatat ODP sebanyak 51 orang, PDP sebanyaj 10 orang dan kasus positif sebanyak 2 orang. (adv/dkisp)






