Beranda / Pemkab Paser / Satu Pasien Positif Corona di Paser Sembuh

Satu Pasien Positif Corona di Paser Sembuh

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Satu pasien positif virus Corona Virus atau Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya, Kabupaten Paser dinyatakan sembuh.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, di Media Center Covid-19, Senin (11/5/2020).

“Saya sampaikan satu pasien positif yakni Pasien PSR 2 berusia 23 tahun asal Kecamatan Long Ikis telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan,”

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol

Amir menjelaskan, PSR 2 yang merupakan pasien dengan riwayat perjalanan dari Balikpapan dan Samarinda ini sembuh setelah menjalani dua kali uji swab dengan hasil negatif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Diketahui, sebelumnya PSR2 merupakan PDP atau Pasien dengan Pengawasan yang telah menjalani perawatan dan pengawasan di dalam ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya sejak 6 April 2020.

Kemudian PSR 2 menjalani pemeriksaan Swab pada tanggal 7 April 2020 dan tanggal 18 April 2020 hasil Swab keluar dengan hasil saat itu terkonfirmasi positif.

Selain itu, Amir juga merilis satu Pasien PDP seorang laki-laki berasal dari Kecamatan Muara Komam yang menunjukkan hasil swab negatif.

Baca Juga :

“Pasien sudah keluar dari rumah sakit siang ini dengan pertimbangan klinis tim medis dan hasil swab negatif,” ucapnya.

Meski demikian, Amir Faisol mengatakan Gugus Tugas terus melakukan langkah-langkah penanganan secara maksimal. Dia juga mengimbau agar warga tidak panik, tetapi selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.

“Ikuti anjuran pemerintah, cuci tangan dengan sabun, tetap dirumah, jangan lupa untuk menggunakan masker ketika keluar rumah dan tetap jaga jarak,” pungkasnya.

Berdasarkan rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Senin (11/5/2020) tercatat sebanyak 18 orang PDP dalam proses pengawasan, 66 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 14 kasus terkonfirmasi positif dan 1 orang dinyatakan sembuh. (adv/dkisp)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *