
MNEWSKALTIM, TANA PASER – Anggota DPRD Kabupaten Paser Abdul Aziz SH mengisi masa resesnya dengan berkeliling untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Reses sebagai agenda rutin tahunan anggota DPRD ini untuk tahun ini dilakukan dengan cara berbeda yakni door to door sekaligus dengan membagikan sembako kepada warga terdampak yang disambangi.
“Karena reses tahun ini berbeda dengan reses sebelumnya, maka kami menyambangi masyarakat tidak mampu memberikan sembako dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran virus Corona,”
Abdul Aziz SH, Sabtu (9/5/2020)
Masyarakat kita, lanjutnya, harus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengikuti anjuran pemerintah seperti mencuci tangan setelah beraktivitas, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan jika keluar rumah gunakan masker, dan meminta kepada mereka semua agar tidak berkumpul atau sosial distancing.
“Dengan mentaati imbauan pemerintah itu diharapkan kita bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini,” ucapnya.
Politisi dari Partai Golkar ini berharap bantuan saat reses ini dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah melawan pandemi Covid-19 ini.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
“Saya sebagai perwakilan masyarakat dari Dapil III sangat memahami kondisi ekonomi masyarakat sedang menurun, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat dsini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Azis juga sekaligus menyerap beragam aspirasi dari konstituen yang diwakilinya. Menurutnya, banyak masukan terkait usulan prioritas pembangunan yang sangat diharapkan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat akan kita tuangkan dalam pokok pikiran (pokir) sehingga apa yang menjadi prioritas di masyarakat dapat segera terealisasikan,” tuturnya. (*)






