
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan Polres Paser pada kegiatan bakti sosial untuk warga kurang mampu dalam menyambut hari jadi ke-74 Bhayangkara di Kabupaten Paser.
Pembagian paket sembako diawali apel pasukan di Mapolres Paser, Jum’at (26/6/2020). Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Paser AKBP Murwoto dan diikuti oleh Pleton Lalu lintas, pleton Sabhara, pleton Gabungan Staf, pleton Gabungan Intel /reskrim dan pleton TNI.
Kapolres Paser AKBP Murwoto mengatakan paket sembako berisi mie Instan, minyak goreng, beras, dan gula yang dibagikan tersebut guna meringankan beban masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19.
“1000 Paket Sembako akan dibagikan oleh anggota kepada petani, pedagang, buruh, tukang becak, ojek, juru parkir, anak panti, anak pondok pesantren dan masyarakat kurang mampu,”
Kapolres Paser AKBP Murwoto
Dalam kesempatan itu, Kapolres Paser AKBP Murwoto,. bersama Waka Polres Paser Kompol Boney Wahyu Wijaksono dan Para Kabag, Kasat dan Perwira Staf juga membagikan secara langsung paket sembako kepada warga di seputaran Kota Tanah Grogot.
Kegiatan bansos selain disalurkan melalui Polres Paser, juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran secara serentak yang dipimpin oleh kapolsek dengan sasaran warga yang terdampak Covid- 19.
Baca Juga :
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
“Yang paling utama adalah warga kurang mampu yang terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan dari Pemerintah,” tambah Kapolres.
Pembagian paket sembako, lanjut Kapolres, juga melibatkan 30 personil Sat sabhara dengan menggunakan kendaraan patroli roda 2 masing-masing membagikan paket sembako di perumahan warga kurang mampu secara door to door untuk menghindari kerumunan massa.
“Pembagian harus tetap mengikuti prosedur, jaga jarak pada saat menyerahkan sembako dan harus tepat sasaran sesuai ploting yang telah kita tentukan, ” pungkasnya. (rhn)






