
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Paser pada Rabu (22/7/2020) mengumumkan penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Paser sebanyak tiga kasus.
“Dari data yang diterima Gugus Tugas Covid-19 Paser, ada 3 penambahan kasus terkonfirmasi positif, sehingga total kasus di Paser mencapai 65 kasus,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Paser, Amir Faisol
Amir merinci ketiga kasus positif tersebut, dua kasus merupakan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dengan kode pasien PSR 63 dan 64. Sedangkan satu kasus adalah Orang Tanpa Gejala atau OTG dengan kode PSR 65.
PSR 63 seorang laki-laki berusia 25 tahun berasal dari Kecamatan Tanah Grogot dan merupakan PDP yang dirawat di RSUD Panglima Sebaya Paser sejak 18 Juli 2020.
Pasien positif lainnya yakni PSR 64 seorang laki-laki berusia 81 tahun warga Kecamatan Muara Komam yang juga merupakan PDP. Saat ini tengah menjalani perawatan rawat di RSUD Panglima Sebaya.
“Kedua Pasien PDP tersebut sebelumnya juga pernah menjalani pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif,” ucap Amir.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Pasien positif selanjutnya PSR 65 seorang laki-laki berusia 52 tahun, warga Kecamatan Tanah Grogot dan merupakan OTG dan diduga memiliki riwayat perjalanan.
“Karena PSR 65 sejak pemeriksaan Swab tidak memiliki keluhan atau gejala, maka PSR 65 dirawat di Rumah Isolasi Covid-19 eks RSUD Panglima Sebaya,” jelasnya.
Dengan penambahan 3 kasus tersebut, Gugus Tugas Paser mencatat ada 65 kasus konfirmasi Covid-19, dengan rincian 33 sembuh dan 1 kasus kematian. Sedangkan sebanyak 25 orang masih menjalani perawatan.
Amir juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker.
“Karena dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa menjadi tekad kita agar dapat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (adv/dkisp)






