
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Rumah Sakit Panglima Sebaya (RSPS) Kabupaten Paser menutup sementara pelayanan poli klinik rawat jalan seiring semakin meningkatnya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19.
Plt Direktur RSPS dr Nurdiana membenarkan bahwa ada puluhan nakes yang terkonfirmasi positif sehingga harus menutup pelayanan poli rawat jalan sejak 3 Februari 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Saat ini ada 94 orang tenaga kesehatan yang sudah terkonfirmasi Covid-19, dan sekitar 13 orang di rawat di Rumah sakit dan sisanya menjalani isolasi mandiri,”
Plt Direktur RSPS dr Nurdiana, Rabu (3/2/2021)
Nurdiana juga penyebut, penutupan sementara sejumlah poli klinik di RSPS sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan RSPS.
“RSPS pun sudah berkoordinasi dengan Dinkes dan puskesmas, untuk pasien rutin kontrol, sementara bisa mendapatkan pelayanan ke puskesmas atau klinik terdekat,” tuturnya.
Selain itu, penutupan poli klinik juga bertujuan mengoptimalkan pembagian tenaga kesehatan ke berbagai ruangan yang sedang kekurangan petugas.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Namun demikian, lanjut Nurdiana, untuk pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat akan tetap berjalan seperti biasa dengan pengetatan protokol kesehatan Covid-19.
“Kami akan tetap membuka layanan emergency dengan memperketat proses screening pasien yang masuk ke IGD,” ucapnya.
Dia menambahkan, RSPS juga meminta maaf atas terganggunya pelayanan rawat jalan dan akan terus melakukan evaluasi internal agar keberadaan poli klinik tersebut bisa segera kembali melayani masyarakat.
“Dengan ini kami meminta maaf dengan tutupnya sebagian pelayanan dan memohon do’a masyarakat agar nakes di RSPS segera sembuh dan dapat beraktivitas kembali,” pungkasnya. (drn)






