
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebuah mobil berjenis kijang Innova nyungsep ke jurang setelah sebelumnya lepas kendali dan menabrak toko di Jalan Kusuma Bangsa km 1 Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot.
“Mobil lepas kendali atau out of the control, sehingga menabrak toko sehingga masuk kedalam jurang,”
Kasat Lantas Polres Paser AKP Donny Dwija Romansa, Senin (8/3/2021)
Kecelakaan tunggal yang terjadi diwaktu warga bersiap melaksanakan sholat subuh itu, lanjut Donny, diduga sopir bernama Mutardi (49) dalam kondisi mengantuk sehingga mengakibatkan mobil oleng keluar jalur.
“Diduga pengemudi dalam keadaan mengantuk, dan kondisi jalan turunan menikung ke kiri serta bergelombang,” ucapnya.
Donny menjelaskan, kronologi mobil Kijang Innova berwarna putih, dengan Nomor Polisi KT 1448 ZJ, pada pukul 04.45 Wita melaju dari arah Balikpapan ke Kota Tana Paser.
Tepat di tikungan menurun jalan Kusuma Bangsa Kilometer 1, pengendara kehilangan kendali dan menabrak toko aksesoris handphone boneka, lalu mobil yang dikendarai masuk ke dalam jurang dibelakang toko.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Dikatakannya, kondisi pengemudi dan satu penumpang di dalam mobil, termasuk pemilik toko tersebut, semua dalam keadaan selamat.
“Kepolisian akan membantu memediasi antara korban pemilik toko dan pengemudi mobil,” terangnya.
Sementara itu, pemilik toko Suparno mengatakan saat kejadian itu dirinya sudah terbangun dan sedang berada di toko sebelah untuk menonton TV.
“Kebetulan anak saya yang biasa tidur di toko sedang menginap tempat neneknya,” kata Suparno.
Dia juga mengaku telah melakukan pembicaraan dengan pengendara, dan kejadian itu akan diselesaikan secara kekeluargaan.
“Pengemudi juga masih keluarga sehingga akan kami selesaikan dengan baik-baik secara kekeluargaan,” ucapnya.
Kerugian atas kejadian itu ditaksir sekitar Rp 40 juta yang terdiri dari kerugian bangunan toko dan dari barang jualan dari pemilik toko. (rih)






