
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sinta Rosma Yenti mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, dimana keberadaannya patut diperhitungkan .
Hal itu disampaikan Sinta saat pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Paser periode 2021-2026 di Pendopo Kabupaten, Rabu (10/3/2021) yang dihadiri oleh Bupati dr. Fahmi Fadli, Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf, Sekda Paser Katsul Wijaya dan jajaran OPD Pemkab Paser.
“Peran perempuan tidak lagi hanya urusan domestik namun juga memiliki peranan yang lebih dari itu. Tentu saja tanpa meninggalkan kodratnya sebagai istri dan ibu bagi keluarganya,”
Ketua TP PKK Paser Sinta Rosma Yenti, Rabu (10/3/2021)
Dia menambahkan, PKK adalah sebuah gerakan pembangunan, sehingga keterlibatan perempuan menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan sejahtera.
“Tidak mungkin sebuah negara dapat sejahtera jika para perempuannya dibiarkan tertinggal, tersisihkan dan bahkan tertindas,” ucapnya
Menurutnya, saat ini PKK Paser dihadapkan pada beberapa isu penting seperti cukup tingginya angka stunting, ketahanan pangan, kebersihan dan kesehatan serta UMKM.
“Tentu permasalahan yang ada menjadi perhatian tim PKK dengan program-program yang akan dilakukan kedepan, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi daerah,” terangnya.
Sinta menjelaskan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga akan mengacu pada 10 program pokok PKK yakni Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Kemudian Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat.
Sinta juga berharap pada kepengurusan yang baru dilantik ini, seluruhnya dapat bekerja sama serta bekerja cepat agar program dapat dituntaskan dalam tiga tahun kedepan.
“Ini waktu yang cukup singkat namun saya yakin dengan kemampuan yang dimiliki kita semua dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*/rdk)






