
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pandemi covid-19 masih terus berlangsung. Hal ini menimbulkan dampak di berbagai sektor, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Paser.
Menghadapi persiapan pangan di masa pandemi, Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf melakukan penanaman jagung di lahan replanting kelapa sawit di Desa Kertabumi Kecamatan Kuaro, Selasa (09/03/2021).
“Sektor pertanian dan perkebunan menjadi sektor yang harus mendapat perhatian. Persiapan pangan adalah solusi Covid-19,”
Wabup Paser Syarifah Masitah
Menurut Masitah ada beberapa keuntungan membudidayakan tanaman jagung sebagai sela tanaman sawit. Pertama, yakni ada tambahan pendapatan, karena dalam waktu empat bulan sudah bisa panen jagung.
Lalu Kedua, tanaman sawit lebih terawat karena terkena imbas dari perawatan tanaman jagung di sekitarnya. Misalkan pupuk untuk tanaman jagung juga diserap oleh tanaman sawit.
“Keuntungan ketiga, terhindar dari kebakaran lahan dan eempat, gulma di sekitar tanaman sawit berkurang, bahkan tidak ada,” ucapnya.
Dia juga mengajak masyarakat dan petani untuk bekerja lebih keras, secara terpadu dan lebih gotong royong agar pangan masyarakat bisa terjamin.
Baca Juga :
- Ketua PWI Kaltim Bongkar Pembeda Media Pers dan Akun Medsos: Bukan Sekadar Mengunggah Informasi
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
Wabup Paser Masitah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Solidaridad yang telah membantu mewujudkan pembangunan perkebunan berkelanjutan.
“Semoga MoU yang telah dijalin dapat memberikan manfaat yang banyak terutama memberikan kesejahteraan bagi petani dan pekebun di Kabupaten Paser,” pungkasnya.
Turut hadir dalam penanaman ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Ina Rosana, Penasehat Solidariad Indonesia, Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikulutra Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Yusuf, dan Camat Kuaro M Sidik. (*/rdk)






